• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
INFOROHIL.COM
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
INFOROHIL.COM
No Result
View All Result
Home Politik

Ratna Sarumpaet Crisis Center Dan Masyarakat Rohil Gelar Diskusi Publik di Jakarta

25 Desember 2015
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Inforohil.com, Jakarta – Pilkada (pemilihan kepala daerah) Serentak 2015 yang digelar 9 desember lalu ternyata menjadikan kemalangan demokrasi. Karena menurut kuasa hukum calon bupati Rokan Hilir (Rohil) Herman-Taem, Kalna Surya Siregar SH, pasal 158 UU No 8 / 2015 telah menyebabkan peradilan Pilkada tidak mampu memberikan keadilan elektoral secara paripurna bagi peserta dan rakyat. “Pembatasan tersebut membuat fakta-fakta kecurangan yang terjadi dalam Pilkada Serentak akan mustahil dipersoalkan,” kata Kalna, Jumat (25/12/2015). Oleh karena itu, atas nama Supermasi Keadilan, “Ratna Sarumpaet Crisis Center & Masyarakat Rokan Hilir” mengundang bagi siapa pun untuk hadir dalam sebuah Diskusi Publik yang digelar di Jakarta, Sabtu, 26/12/2015 untuk mendorong Mahkamah Konstitusi (MK) memastikan diri tidak hanya memeriksa perselisihan hasil/rekapitulasi, tetapi memeriksa fakta/indikasi pelanggaran yang memenuhi standar terstruktur, sistematis dan masif (TSM) dan mempengaruhi perolehan hasil. Selain itu, Ratna Sarumpaet juga mengatakan bahwa 100 dari 119 sengketa Pikada 2015 yang diajukan ke MK akan tersandung dan gugur akibat Pasal 158, UU No 8/2015. Pasal tersebut yang mengatur pembatasan selisih maksimal sebagai syarat formil diterima tidaknya suatu sengketa Pilkada, menurut Ratna sangat jauh dari rasa Keadilan. “Dan apabila MK tidak menyikapinya dengan kebijaksanaan, maka pasal ini akan makin merusak citra Demokrasi kita, memakmurkan Korupsi dan Kecurangan akan semakin  melukai Rakyat,” tulis Ratna Sarumpaet dalam pesan WhatsApp (WA)‎, jumat (25/12/2015). Diketahui dari pesan WA Ratna Sarumpaet, para pembicara dalam diskusi publik yang digelar di Restoran Handayani jalan Matraman Raya, Jaktim tersebut diantaranya, Prof Mahfud MD, Margarito Kamis (Ahli Tata Negara) Adhie M. Massardi (Gerakan Indonesia Bersih), Marwah Daud Ibrahim, Jerry Sumampouw, Ismail Hasani, Ratna Sarumpaet, Salamuddin Daeng ‎dan Harris Rusly sebagai Moderator.(***)‎

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar dan Share Artikel Ini. Tks
ShareTweetSend
Previous Post

Paslon Mantap Ajukan Gugatan ke MK, Pengumuman Rekapitulasi Kemenangan Sudin Sebagai Bupati Rohil Ditunda

Next Post

Pemkab Rohil Terapkan Absen Sidik Jari, Disiplin Pegawai Mulai Meningkat

Next Post

Pemkab Rohil Terapkan Absen Sidik Jari, Disiplin Pegawai Mulai Meningkat

Kabar Terbaru

Sepekan Empat Kasus, Polsek Pujud Ringkus Residivis dengan Sabu 4 Gram dan Ekstasi

18 April 2026

Digerebek di Rumah, Pengedar Sabu di Bagan Sinembah Raya Diciduk Polisi, 1,6 Gram BB Disita

18 April 2026

Cooling System di Teluk Nayang, Polsek Pujud Rangkul Tokoh Agama Jaga Kamtibmas

17 April 2026

Aparat Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Sukatani Bagan Batu; Ada Plank ‘Original No Tawas Gula Batu’

17 April 2026

Polsek Pujud Pasang Police Line di Rumah Kosong Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba

16 April 2026

Panitia Konferkab PWI Rohil VIII Buka Pendaftaran Calon Ketua. Ini Syaratnya

16 April 2026
INFOROHIL.COM

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee