Sudah 15 Titik Reses, Suyadi: Masyarakat Minta Ringroad Dilanjutkan -->

Sudah 15 Titik Reses, Suyadi: Masyarakat Minta Ringroad Dilanjutkan

Minggu, 01 Maret 2020, 11:28:00 PM
Link Banner
Suyadi SP dan Maria Tambunan foto bersama masyarakat saat Reses di Aula Ro Nauli Jln Lancang Kuning, Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Ahad (1/03).

Inforohil.com, Bagan Batu - Sudah 15 titik dari total 16 titik Reses anggota DPRD Provinsi Riau Fraksi PDI Perjuangan, Suyadi SP mengaku paling banyak yang diminta warga adalah perampungan jalan Ringroad yang sempat terkendala. 

"Untuk infrastruktur, paling utama itu ya jalan Ringroad agar dilanjutkan. Insya Allah akan kita utamakan," kata Suyadi kepada wartawan usai Reses di Aula Ro Nauli, Jln Lancang Kuning, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir (Rohil), Ahad (01/03/2020) petang. 

Dikatakan Suyadi, persoalan jalan Ringroad itu diminta warga agar dilanjutkan karena tidak sedikit lahan warga yang secara sukarela dilepas guna pembangunan. 

Sementara itu pembangunan sempat terkendala terkait lahan milik PTPN III Sei Meranti, menurut kabar yang ia terima sudah bisa dikatakan tidak ada masalah lagi akan hal itu. 

"Kabar yang saya dengar, sudah oke itu (lahan PTPN III). Mudah-mudahan secepatnya kita bahas hal itu dalam rapat paripurna nantinya," akunya. 

Namun hal itu, lanjutnya lagi, mengingat keuangan daerah yang tidak baik, Pokok Pikiran atau Pokir yang diusulkan masyarakat adalah tentang peningkatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM seperti pemberdayaan kelompok tani dan lain sebagainya. 
Suyadi saat reses di Paket A, Kepenghuluan Suka Maju, Bagan Sinembah foto bersama masyarakat dan Camat Bagan Sinembah Sakinah SSTP Msi yang juga Plt penghulu.

"Kalau tadi pada saat reses di paket A (Suka Maju), budidaya bebek petelur, karena masyarakat disana sudah ada yang mengembangkan usaha telur asin dan selain itu, karena lahan warga direplanting, jadi ada juga yang mengusulkan bantuan mesin traktor agar warga bisa bercocok tanam di lahan dengan sistem tumpang sari, dan masiu banyak lainnya," ujarnya. 

Pantauan awak media pada reses ke 15 di Jln Lancang Kuning Bagan Batu, salah satu warga Baringin Tampubolon mengeluhkan kesedian dan harga LPG 3 Kg yang harganya melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Menurut yang ia ketahui, jika harga jual melebihi ketentuan yang berlaku, izin pangkalan ataupun agen akan ditarik atau dicabut. Namun kenyataan di lapangan sampai dengan detik ini tak kunjung juga dilakukan penindakan dari pihak terkait. 

Mendengar hal itu Suyadi mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Disperindag. Dan pihak Disperindag sendiri dalam waktu dekat akan melakukan penindakan. 

Selain persoalan tersebut, warga juga mengeluhkan sulitnya mengurus KTP yang bahkan sudah 5 tahun melakukan perekaman, KTP tak kunjung selesai. Dan bahkan salah satu warga, Nia sampai saat ini tidak memiliki KK atau Kartu Keluarga yang pernah diurus oleh seseorang yang sudah meninggal. 

Pada kesempatan itu, Nia yang sedang hamil maju untuk bertatap muka dan mengeluhkan KK yang diurus tak kunjung selesai. Dari keterangannya, awalnya ia memiliki KK pada saat masih bersuami pertama, yang kemudian meninggal dunia. 

Nia yang kemudian menikah lagi, kemudian mengurus kartu keluarga kepada seseorang yang tidak disebutkan berperab sebagai apa di pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir. Namun hingga akhirnya yang mengurus KK miliknya meninggal dunia, KK tak kunjung ia terima dan tidak tahu harus mengadu kemana. 

Suyadi yang pada kesempatan itu menjawab agar bu Nia berkoordinasi dengan bu Maria selaku anggota DPRD Rohil asalkan salinan KK yang lama masih ada dan dokumen lain untuk mendukung pembuatan KK yang baru. 

Suyadi juga menyampaikan bahwa pada saat sensus penduduk yang akan dilakukan tidak lama lagi, diharapkan warga juga koperatif untuk menjawab dengan jujur kepada petugas. 

"Terlebih warga yang tidak memiliki dokumen sama selali, bisa itu karena pindah dan lain sebagainya, sampaikan saja nanti kepada petugas sensus," ujarnya. 
Suyadi dan Maria Tambunan saat foto bersama dengan tokoh masyarakat Jln Lancang Kuning Bagan Batu. 

Dan untuk mengurus KTP atau dokumen lainnya yang lebih serius seperti yang dialami bu Nia, dia menyarankan agar nanti berkoordinasi dengan bu Maria Tambunan selaku anggota DPRD Rohil agar persoalan dokumen lekas rampung. (iloeng)

TerPopuler