• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
INFOROHIL.COM
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
INFOROHIL.COM
No Result
View All Result
Home Hukrim

Waspada, di Rohil Ada Garam Diduga Ilegal Dikemas Ulang Ukuran 100 Gram Tanpa BPOM

24 September 2018
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Inforohil.com, Balai Jaya – Meski menyerap tenaga lokal, pengepakan Garam di jln Lintas Riau-Sumut Kepenghuluan Kencana Kecamatan Balai Jaya kabupaten Rokan Hilir ini diduga ilegal. Pasalnya, kemasan ukuran 100 gram Cap Kuda itu tanpa label Dinas kesehatan (Dinkes) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sama sekali, ironisnya, garam itu sudah diedarkan secara luas. 
Dari hasil penelusuran tim awak media ke lokasi gudang Pengepakan pada Sabtu (22/9/2018) kemarin, sekira pukul 15.00 wib, garam itu merupakan garam non Yodium yang berasal dari merk Bintang Madura dan garam yang diproduksi PT Budiono Madura Bangun Persada.
Garam yang dikemas ukuran 100 gram itu, dikerjakan oleh belasan wanita yang terdiri dari ibu-ibu warga sekitar. Anehnya, dalam label cap kuda itu, bertuliskan diproduksi oleh CV Anugerah Prima Perkasa yang beralamatkan di Bagan Batu – Rokan Hilir. Sejatinya, perusahaan itu diketahui hanya mengepak ulang ke ukuran yang kecil dan diberi yodium. 
Garam yang sudah dikemasi bermek Cap Kuda.
Salah satu pengurus gudang yang enggan menyebutkan namanya itu, ketika ditanya garam berasal dari mana, pria yang sudah berumur itu mengatakan bahwa garam itu berasal dari Madura, Jawa Timur. “Disini hanya dikemasi ulang dan diberi yodium,” ujarnya. 
Ketika disinggung persoal izin dan di kemasan tanpa tertera Dinkes dan nomor registrasi BPOM, pria keturunan Tionghua itu berkilah bahwa untuk urusan izin sudah ada sama bosnya. “Sudah diurus bang, sama bos. Besoklah (Minggu, 23/9) tokeh saya datang kesini, kalau saya ini hanya kerja dan dipercaya mengelola ini. Besok saya telpon orang abang kalau tokeh saya datang,” ujarnya dan menjelaskan bahwa pengepakan garam itu sudah berjalan 6 bulan yang lalu. 
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengusaha yang menurut sumber diketahui bernama Rikson, dan dihubungi melalui sambungan selulernya, belum dapat dihubungi karena nomornya saat ini tidak aktif. 
Dikhawatirkan, garam kemasan itu sangat berbahaya bagi masyarakat. Pasalnya, dari informasi yang dihimpun dan saat di lokasi, tim media melihat ada pompa solo untuk menyiram cairan Yodium untuk garam yang awalnya tidak beryodium. (iloeng) 
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar dan Share Artikel Ini. Tks
ShareTweetSend
Previous Post

Dari Belasan Ribu, Ratusan Tenaga Honor di Rohil Lakukan Aksi Unjuk Rasa

Next Post

Ditemui Honorer, Bupati: Merumahkan Itu Sifatnya Sementara, Tengok Aja Dua Bulan Ini

Next Post

Ditemui Honorer, Bupati: Merumahkan Itu Sifatnya Sementara, Tengok Aja Dua Bulan Ini

Kabar Terbaru

SMP Al Hitidyah di Pasir Limau Kapas Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta

19 April 2026

Bersama Upika dan Tokoh Adat, Polsek Pujud Patroli Skala Besar Antisipasi Narkoba hingga Balap Liar

19 April 2026

Polres Rohil Intensifkan Patroli di Perairan Panipahan, Antisipasi Penyelundupan Narkoba

18 April 2026

Gerak Cepat Polsek TPTM, Pengedar Sabu Dibekuk, Kini Ditangani Satres Narkoba

18 April 2026

Kapolsek Bagan Sinembah Kembali Turun Tangan, Pengedar Sabu Diciduk di Warung Makan

18 April 2026

Masuk Panipahan, 23 Polisi Baru Dites Bersih Narkoba

18 April 2026
INFOROHIL.COM

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee