• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
INFOROHIL.COM
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
INFOROHIL.COM
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Ratusan Ton Perbulan Garam Impor Merk Mitra Tunggal Swakarsa Rugikan Pengusaha Lokal di Pulau Halang

4 September 2018
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Inforohil.com, Kubu – Oknum pengusaha  di Pulau Halang Muka Kecamatan Kubu di duga memperjual belikan garam impor sebanyak ratusan ton perbulannya garam bermerek PT Mitra Tunggal Swakarsa kepada masyarakat.

Akibatnya, pengusaha lokal yang membeli garam langsung dari petani merasa di rugikan atas perbuatan yang diduga di lakukan oleh oknum-oknum yang ingin meraup tinggi keuntungan pribadinya.

“Tentunya kami sebagai pedagang sangat dirugikan yakni dengan adanya garam impor yang di jual kembali ke masyarakat dengan harga murah. Dalam aturan kan ga boleh di perjual belikan,” ungkap Sriwahyuni salah seorang pengusaha lokal dari UD Indorimel, Selasa (04/09).

Menurut Sriwahyuni, kegiatan yang di lakukan oleh oknum-oknum pengusaha itu sudah sejak lama di lakukan. Tak tanggung-tanggung, perbulannya bisa mencapai ratusan ton masuk ke wilayah itu.

Bagaimana tidak menjanjikan lanjut Sriwahyuni, garam impor yang di beli oleh pengusaha  nakal itu harganya berkisar Rp300-500 perkilonya. Kemudian di jual ke masyarakat dengan harga lebih kurang Rp 2.400.

“Sementara kami pengusaha lokal membeli garam ke petani garam di Jawa Indonesia 2400/kg sampai di gudang kami, kalau ini di biarkan matilah kami pengusaha kecil ini,” ujarnya.

Dijelaskan Sri, ketentuan yang mengatur tentang garam impor garam hanya untuk dapat di gunakan untuk kebutuhan industri perusahaan sahaja bukan di perjual belikan dan itupun harus melalui proses bahwa setiap perusahaan mengajukan permohonan impor garam ke Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia

Untuk itulah pemilik UD Indorimel inimeminta kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan aparat yang berwenang supaya dapat menertibkan pengusaha nakal tersebut sesuai dengan ketentuan Undang-Undang.

Sementar itu, Bupati LSM LIRA Zacky Al Masry membenarkan hal tersebut. Menurutnya, selaku perpanjangan tangan masyarakat pihaknya sudah melaporkan prihal teraebut ke Penegak hukum yaitu Polres Rohil tanggal 25 agustus 2018 dan Disperindag Rokan Hilir

”Kami dari LSM Lira akan mengawal serta meminta kepada penegak hukum supaya menyelesaikan persoalan ini. Jika terbukti tolong di tindak tegas,” tandasnya. (Syawal)

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar dan Share Artikel Ini. Tks
ShareTweetSend
Previous Post

Oknum Datuk Penghulu yang Kepergok Camat keluar Hotel Terancam Penjara

Next Post

Santri Pondok Quran Almajidiyah Borong Juara MTQ Kabupaten Rokan Hilir

Next Post

Santri Pondok Quran Almajidiyah Borong Juara MTQ Kabupaten Rokan Hilir

Kabar Terbaru

Polres Rohil Intensifkan Patroli di Perairan Panipahan, Antisipasi Penyelundupan Narkoba

18 April 2026

Gerak Cepat Polsek TPTM, Pengedar Sabu Dibekuk, Kini Ditangani Satres Narkoba

18 April 2026

Kapolsek Bagan Sinembah Kembali Turun Tangan, Pengedar Sabu Diciduk di Warung Makan

18 April 2026

Masuk Panipahan, 23 Polisi Baru Dites Bersih Narkoba

18 April 2026

Sepekan Empat Kasus, Polsek Pujud Ringkus Residivis dengan Sabu 4 Gram dan Ekstasi

18 April 2026

Digerebek di Rumah, Pengedar Sabu di Bagan Sinembah Raya Diciduk Polisi, 1,6 Gram BB Disita

18 April 2026
INFOROHIL.COM

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee