Pelaku Curanmor Diamuk Massa, Ini Yang Dilakukan Polisi

Pelaku Curanmor Diamuk Massa, Ini Yang Dilakukan Polisi

Senin, 20 November 2017, 9:18:00 PM
Link Banner

Inforohil.com, Bangko - Seorang pria, IAN alias Iwan (27) warga Sungai Majo Kepenghuluan Sungai Majo, kecamatan Kubu, Rokan Hilir (Rohil) terpaksa harus menerima amukan massa. Pasalnya, IWN diduga sebagai pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor).

Beruntung, Polisi tiba di lokasi kejadian, tepatnya di Kepenghuluan Pedamaran, Kecamatan Pekaitan. 

Berdasarkan data yang dirangkum dari Mapolres Rohil pada Senin (20/11) menyebutkan, bahwa yang dilakukan polisi dari Sektor Bangko adalah mengamankan dan membawa pelaku ke RSUD DR Pratomo, Bagan Siapiapi. 

Kejadian tersebut bermula pada Minggu (19/11) malam kemarin. Sekira pukul 20.00 WIB, Kapos Pekaitan mengubungi Bhabinkamtibmas Pedamaran dan juga Bhabinkamtibmas Suak Air Hitam bahwa telah diamankan pelaku curanmor di SK 7 Kepenghuluan Pedamaran kecamatan Pekaitan oleh warga setempat.

Menerima informasi tersebut, Bhabinkamtibmas beserta anggota piket Polsek Bangko langsung menuju ke TKP. Sesampainya di TKP, didapati pelaku Curanmor IAN alias Iwan telah ditangkap dan dimassa oleh warga setempat.

Melihat situasi di TKP kurang kondusif, pelaku langsung dibawa dan diamankan oleh personil Polsek Bangko untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH yang dikonfirmasi melalui Paur Humas Aiptu Yusran Pangeran Cherry SH membenarkan kejadian tersebut. 

"Ya, sesampainya di Bagansiapiapi pelaku langsung dibawa ke RSUD DR Pratomo Bagansiapiapi untuk diberi pengobatan," terang Cherry. 

Usai mendapat pengobatan akibat diamuk massa, pelaku langsung diamankan di Mapolsek Bangko guna proses lebih lanjut. 
"Dan hasil keterangan dari pelaku, pelaku mengakui tindak pidana yang telah di lakukannya dan pelaku juga mengakui melakukan tindak pidana curanmor tersebut bersama rekannya inisial Al yang melarikan diri saat dikejar oleh massa," ujar Cherry lagi. 

Ditambahkan Cherry, Personil piket Reskrim yang bertugas saat itu, telah menghubungi pihak korban untuk membuat laporan dan membawa barang bukti ke Mapolsek Bangko. "Tetapi dikarenakan jarak tempat tinggal korban dan Mapolsek Bangko yang cukup jauh untuk ditempuh pada malam hari, maka korban akan datang pada besok hari (Senin, 20/11) untuk membuat laporan resmi," pungkas Cherry kembali. (iloeng

TerPopuler