• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
INFOROHIL.COM
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
INFOROHIL.COM
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Wah!! Areal Terminal Penumbar di Baganbatu jadi Tempat Sampah

27 April 2017
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Inforohil.com, Bagan Sinembah – Areal yang rencananya akan akan diperuntukkan untuk pembangunan terminal penumpang dan barang (Penumbar) yang berada di wilayah kepenghuluan Bagan Manunggal, Kecamatan Bagan Sinembah yang berada di perbatasan Riau dengan  Sumatera saat ini beralih-fungsi menjadi tempat pembuangan sampah sehingga menimbulkan kekesalan warga sekitar.

Pantauan di lokasi pada Kamis (27/4) menyebutkan bahwa timbunan sampah tampak berserakan memenuhi separuh lebih luasan lahan terminal penumbar tersebut. Selain menimbulkan bau yang sangat menyengat tumpukan tersebut juga menimbulkan koloni lalat dengan jumlah yang sangat banyak sehingga tumpukan sampah tersebut mengganggu warga sekitar.

Atas kondisi yang terjadi di areal tersebut sejumlah warga mempertanyakan kelanjutan pembangunan terminal penumbar karena mereka amat sangat disayangkan seandainya  terminal penumbar terminal tersebut gagal dibangun.

“Kapan sih di bangun terminal ini? Kabarnya kan, akan di bangun terminal bus antar kota dan juga terminal barang, kalau seandainya terminal itu sudah berdiri, kan kami yang tinggal di sekitar sini bisa ikut mengais rezeki di tempat ini tidak seperti sekarang ini warga-warga di sini kesulitan mencari nafkah, tidak seperti saat sekarang yang hanya menjadi tempat pembuangan sampah dari pajak, tiap hari sekitar 4 mobil pemda buang sampah di lokasi ini (terminal penumbar, red), hari itu sempat juga warga di sini keberatan dan protes besoknya datang orang-orang pemda ke tempat mereka ngomong ini kan tanah pemda jadi ya nggaak apa-apa buang sampah di sini,” ujar salah seorang warga sekitar,    Ibu Daulay saat ditemui di lokasi penumbar yang telah berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah.

Warga lainnya, Sihotang mengaku cukup terganggu dengan aktifitas pembuangan sampah di lokasi terminal penumbar sehingga berharap kepada pemerintah agar pembuatan terminal penumbar ini bisa disegerakan mengingat keberadaan sangat dibutuhkan bagi masyarakat terutama sekali dalam hal lapangan pekerjaan.

“Kalau sudah berdiri terminal tentu warga di sini bisa ikut berjualan di sini daripada sekarang ini jadi tempat sampah kayak gini, kan untungnya tidak ada, malah merugikan kami masyarakat sekitar, pertama dari bau kedua ya dari lalat yang banyak kali, jadi ya menurut saya akan sangat menguntungkan seandainya sudah jadi terminal,” ujar Sihotang kesal.

Aman warga lainnya juga menanyakan kelanjutan pembangunan terminal penumbar tersebut yang menurutnya memang sangat urgen. “Pastinya dengan ada terminal selain membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar, memudahkan penataan angkutan dan menambah PAD uang jumlahnya tidak sedikit, artinya kalau sudah terminal kenderaan umum dan angkutan barang  yang melintasi sepanjang jalan di wilayah Rokan Hilir ini tidak hanya numpang lewat saja kenderaan tersebut  yang setiap harinya  berjumlah ribuan unit setidaknya bisa memberikan kontribusi melalui retribusi, ini akan menambah PAD tentunya kan tidak sedikit jumlahnya, jadi ke depannya tidak perlu ribut-ribut karena defisit anggaran,” beber Aman.

Sementara Kadishub Kominfo Rokan Hilir Rahmatul Zamri ketika dikonfirmasi via pesan messenger menyebutkan bahwa ianya sudah mendapat informasi dari stafnya bahwa areal yang akan dibangun terminal penumbar telah dijadikan tempat pembuanga sampah, dirinya juga telah menghubungi dinas lingkungan hidup mempertanyakan hal itu.

“Saya sudah dapat info ini sebelumnya dari Staf Saya minggu lalu. Saya sudah  konfirmasi ke Dinas LH via hp dan Saya minta agar lokasi tersebut tidak dijadikan TPS atau TPA, dan menyarankan agar Dinas LH mencari lokasi lain yang lebih layak untuk dijadikan TPA,” terangnya.

Diakuinya Rahmatul Zamri bahwa permasalahan sampah di Baganbatu harus dicarikan penyelesaian yang tepat.  “Memang masalah sampah perkotaan khususnya Bagan Batu harus segera dicarikan solusinya secara partisipatif. Dan Saya kira penanganan sampah ke depannya sudah harus dilakukan melalui pendekatan teknologi mekanisasi karena mencari lokasi TPA sudah mulai sulit,” tutupnya. (iloeng)

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar dan Share Artikel Ini. Tks
ShareTweetSend
Previous Post

Wabup Rohil Buka Edu Fair 2017 di Sekolah Yosef Arnoldi

Next Post

Tak Ingin di 'PHP' Lagi, Asosiasi Akan Demo Pemkab Rohil

Next Post

Tak Ingin di 'PHP' Lagi, Asosiasi Akan Demo Pemkab Rohil

Kabar Terbaru

Cooling System di Teluk Nayang, Polsek Pujud Rangkul Tokoh Agama Jaga Kamtibmas

17 April 2026

Aparat Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Sukatani Bagan Batu; Ada Plank ‘Original No Tawas Gula Batu’

17 April 2026

Polsek Pujud Pasang Police Line di Rumah Kosong Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba

16 April 2026

Panitia Konferkab PWI Rohil VIII Buka Pendaftaran Calon Ketua. Ini Syaratnya

16 April 2026

Redam Gejolak di Panipahan, Kapolda Riau Gandeng TNI dan Pemprov Gelar Cooling System

16 April 2026

Strong Point Pagi Polsek Bagan Sinembah: Lalu Lintas Lancar, Aktivitas Warga Nyaman

16 April 2026
INFOROHIL.COM

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee