Inforohil.com, Tanah Putih – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rokan Hilir menggelar Razia Sarang Narkoba (RSN) di Jalan Putri Hijau, Kepenghuluan Sintong, Kecamatan Tanah Putih, Kamis (5/11/2026).
Dalam operasi yang berlangsung selama lima jam, mulai pukul 14.00 hingga 19.00 WIB tersebut, polisi mengamankan sejumlah orang. Tiga di antaranya dinyatakan positif mengandung narkotika jenis metamfetamin dan amfetamin berdasarkan hasil pemeriksaan urine.
Operasi dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Rohil, AKP Ronni T.M. Sitinjak, S.E., M.H., dengan melibatkan 32 personel gabungan.
Penggerebekan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat dan hasil pemantauan sebelumnya terhadap sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi aktivitas peredaran narkotika.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa satu paket kecil diduga sabu dengan berat kotor 0,62 gram, timbangan digital, dua unit telepon genggam, dompet, sekop, serta uang tunai sebesar Rp4.295.000.
Sementara itu, tiga orang yang diamankan dan menjalani pemeriksaan urine masing-masing berinisial WP (40), Bagas AR (24), dan D (22). Ketiganya dinyatakan positif narkoba. WP diduga berperan sebagai bandar narkoba di wilayah tersebut.
Kegiatan penindakan ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Warga mengaku telah lama resah dengan dugaan aktivitas narkoba di lingkungan mereka karena dikhawatirkan berdampak terhadap generasi muda.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Ronni T.M. Sitinjak, didampingi Kasi Humas Polres Rohil Ipda Anton, S.H., mengapresiasi informasi dan dukungan masyarakat dalam membantu pemberantasan narkoba.
AKP Ronni menegaskan, Polres Rohil akan terus melakukan operasi dan penindakan terhadap aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di wilayah hukumnya.
“Rokan Hilir bukan tempat bagi siapa pun yang bermain narkoba. Operasi seperti ini akan terus kami lakukan. Jika warga melihat aktivitas mencurigakan, jangan ragu segera melapor kepada kami. Kita jaga kampung kita bersama,” tegasnya.
Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar meningkatkan kepedulian dan bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman peredaran narkotika. (iloeng)

