• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
INFOROHIL.COM
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
INFOROHIL.COM
No Result
View All Result
Home DPR RI

Karmila Sari Perjuangkan Pendidikan Vokasi, Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir di Rohil

Redaksi InfoRohil by Redaksi InfoRohil
5 November 2026
in DPR RI, Pendidikan
0
Karmila Sari Perjuangkan Pendidikan Vokasi, Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir di Rohil
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Golkar Daerah Pemilihan Riau, Dr Hj Karmila Sari bersama unsur Pemprov Riau, Pemkab Rokan Hilir menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Politeknik Mulia Rokan, Rabu (04/11/2026). 

Inforohil.com, Ujung Tanjung – Upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mulai diwujudkan melalui pendirian Politeknik Mulia Rokan.

Kehadiran perguruan tinggi berbasis pendidikan vokasi ini mendapat dukungan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Golkar Daerah Pemilihan Riau, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM. Kampus tersebut diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda daerah untuk memperoleh pendidikan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia industri.

Peresmian Politeknik Mulia Rokan dilakukan Bupati Rokan Hilir H Bistamam, sekaligus ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung kampus permanen di kawasan Ujung Tanjung, Rabu (4/11/2026).

Karmila Sari mengatakan, pendirian Politeknik Mulia Rokan merupakan ikhtiar bersama yang telah dipersiapkan sejak pertengahan 2025. Menurutnya, keberadaan kampus tersebut bukan hanya milik yayasan maupun pemerintah, tetapi juga menjadi milik seluruh masyarakat Rokan Hilir.

“Politeknik Mulia Rokan merupakan sesuatu yang kita mulai bersama. Ini milik kita bersama dan harus kita besarkan bersama. Alhamdulillah, ini juga menjadi bukti terealisasinya salah satu komitmen Bupati H Bistamam untuk menghadirkan perguruan tinggi di Rohil,” ujar Karmila.

Ia menilai, keterbatasan biaya, jarak, dan akses pendidikan masih menjadi kendala bagi sebagian masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Karena itu, kehadiran kampus di Ujung Tanjung diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak Rokan Hilir dan daerah sekitarnya untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus jauh meninggalkan daerah asal.

“Kita ingin anak-anak generasi bangsa memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan. Jangan sampai keterbatasan biaya dan jarak menjadi penghalang untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik,” katanya.

Karmila menegaskan, pendidikan vokasi harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan, karakter, kedisiplinan, dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

Menurutnya, pemilihan pendidikan vokasi sangat relevan dengan potensi ekonomi Rokan Hilir, khususnya sektor perkebunan kelapa sawit dan minyak dan gas bumi (migas).

Pada tahap awal, Politeknik Mulia Rokan telah memperoleh izin operasional dengan dua program studi yang disebutkan dalam persiapan pendiriannya, yakni Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan dan Teknologi Komunikasi Digital. Pengembangan program studi berikutnya direncanakan mengarah pada bidang yang berkaitan dengan potensi industri daerah, termasuk pengolahan minyak.

Untuk memperkuat kualitas pendidikan, Karmila mengungkapkan bahwa persiapan pendirian politeknik juga dilakukan melalui penjajakan dan kunjungan ke sejumlah lembaga pendidikan serta institusi yang memiliki kompetensi di bidang perkebunan dan migas, di antaranya INSTIPER, SKK Migas, dan Lemigas.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pembelajaran berbasis praktik, meningkatkan kompetensi mahasiswa, hingga membuka peluang memperoleh sertifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

“Kami tidak ingin politeknik ini berkembang sendiri. Kita ingin berkolaborasi dengan lembaga dan perguruan tinggi yang sudah lebih dahulu memiliki pengalaman dan keahlian. Dengan begitu, mahasiswa mendapatkan pengetahuan, pengalaman praktik, dan sertifikasi yang dibutuhkan perusahaan,” jelasnya.

Selain itu, Karmila mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan perkebunan di Rokan Hilir untuk membuka peluang kerja sama, khususnya dalam mendukung praktik kerja mahasiswa dan penyerapan lulusan.

Ia berharap perusahaan sektor perkebunan sawit maupun migas dapat ikut berperan dalam pengembangan kampus agar kompetensi lulusan benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri.

Persoalan pembiayaan pendidikan juga menjadi perhatian Karmila. Ia menyebutkan terdapat sejumlah peluang beasiswa yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, termasuk program beasiswa yang berkaitan dengan sektor perkebunan kelapa sawit.

Bantuan tersebut memiliki skema pembiayaan yang dapat mencakup biaya pendidikan hingga biaya hidup sesuai ketentuan masing-masing program.

Karena itu, ia mengajak pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat untuk turut menyosialisasikan keberadaan Politeknik Mulia Rokan agar semakin banyak generasi muda yang memanfaatkan kesempatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Yayasan Rokan Jaya Bermarwah, H Yulizar, menjelaskan bahwa pendirian Politeknik Mulia Rokan dilatarbelakangi besarnya potensi ekonomi daerah, terutama sektor perkebunan kelapa sawit dan industri migas.

Menurutnya, pendidikan vokasi dipilih karena memiliki pendekatan pembelajaran yang lebih menitikberatkan pada praktik. Komposisi pembelajaran dirancang sekitar 60 persen praktik agar mahasiswa memiliki keterampilan teknis yang dapat diterapkan langsung di dunia kerja.

Ia menegaskan, politeknik tersebut tidak hanya berorientasi menghasilkan lulusan akademis, tetapi juga tenaga profesional yang siap berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Pendidikan karakter juga menjadi perhatian yayasan dengan menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, ketangguhan mental, dan profesionalisme kepada mahasiswa.

“Kami ingin disiplin menjadi kebiasaan, tanggung jawab menjadi kesadaran, dan profesionalisme menjadi identitas lulusan Politeknik Mulia Rokan,” ujarnya.

Sekretaris Yayasan Politeknik Mulia Rokan, Prof Junaidi, menambahkan bahwa gagasan pendirian kampus tersebut lahir dari diskusi bersama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Karmila Sari, dan tokoh masyarakat.

Untuk sementara, kegiatan perkuliahan direncanakan berlangsung di kawasan kompleks Bank Mandiri Ujung Tanjung sembari menunggu pembangunan gedung permanen selesai.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada H Syamsul yang telah mewakafkan tanah untuk pembangunan kampus tersebut.

“Kami ingin Politeknik Mulia Rokan hadir bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi masyarakat. Harapannya, anak-anak Rokan Hilir tidak lagi menjadi penonton, melainkan menjadi pelaku dalam industri perkebunan dan migas,” ungkapnya.

Dukungan terhadap pendirian politeknik juga disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Dr H Nopriadi, SKM, MKes.

Ia mengapresiasi Yayasan Rokan Jaya Bermarwah dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan perguruan tinggi tersebut.

Menurutnya, pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menghadapi transformasi ekonomi karena mampu menghasilkan SDM dengan keterampilan terapan dan kompetensi sesuai kebutuhan industri.

LLDIKTI Wilayah XVII, lanjutnya, siap melakukan pembinaan, pendampingan, dan fasilitasi peningkatan mutu agar penyelenggaraan pendidikan memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, serta dunia usaha dan dunia industri agar program pendidikan benar-benar terhubung dengan kebutuhan lapangan kerja.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto melalui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H Erisman Yahya, SH, MH, turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif pendirian Politeknik Mulia Rokan.

Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi tersebut menjadi salah satu upaya menjawab tantangan peningkatan kualitas SDM di tengah besarnya potensi sumber daya alam Provinsi Riau.

Ia menyebutkan, setiap tahun terdapat sekitar 125 ribu lulusan SMA dan sederajat di Riau. Kondisi ini membutuhkan semakin banyak pilihan pendidikan tinggi agar generasi muda memiliki kesempatan mengembangkan kompetensi.

Pemerintah Provinsi Riau, katanya, juga terus berupaya menyediakan berbagai program beasiswa bagi peserta didik berprestasi maupun masyarakat kurang mampu.

Bupati Rokan Hilir H Bistamam menegaskan, pembangunan Politeknik Mulia Rokan merupakan langkah awal dalam mempersiapkan masa depan SDM daerah.

Ia berharap kampus tersebut dapat berkembang menjadi pusat pendidikan vokasi berkualitas dengan tenaga pengajar kompeten, kurikulum sesuai kebutuhan industri, serta fasilitas pendidikan yang memadai.

Bistamam juga meminta agar pengembangan program studi dan proses pembelajaran diarahkan pada kebutuhan sektor industri, pertanian, perkebunan, perikanan, teknologi, serta perminyakan.

“Kita ingin anak-anak Rokan Hilir memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus selalu meninggalkan daerahnya. Mereka harus mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri, memperoleh pekerjaan yang layak, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya,” tegas Bistamam.

Peresmian dan peletakan batu pertama pembangunan Politeknik Mulia Rokan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Riau H Ali Rahmat Harahap dan Darmalis, SE, unsur DPRD Kabupaten Rokan Hilir, Dandim 0321 Rokan Hilir Letkol Inf M. Ricky Prawiratama Putra Prima Abdul Gafar Akbar, SHubInt, MHI, Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH, serta Danyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau wilayah Rokan Hilir AKBP Epadhoni Lilik Pamungkas, SH.

Hadir pula perwakilan Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, Sekretaris Daerah Sarman Syahroni, jajaran asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para rektor, pimpinan perusahaan, tokoh masyarakat, dan unsur dunia pendidikan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian santunan kepada 170 anak yatim, penyerahan penghargaan, serta pengguntingan pita sebagai bagian dari peresmian Politeknik Mulia Rokan. (iloeng)

Previous Post

Proyek Pipa Gas Dusem Ganggu UMKM, Warga Kembali Bersitegang dengan Pihak KSO

Next Post

BPKAD Rohil Benahi Aset Daerah, Kendaraan Dinas Tak Layak Bakal Dilelang

Next Post
BPKAD Rohil Benahi Aset Daerah, Kendaraan Dinas Tak Layak Bakal Dilelang

BPKAD Rohil Benahi Aset Daerah, Kendaraan Dinas Tak Layak Bakal Dilelang

INFOROHIL.COM

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee