Inforohil.com, Balai Jaya – Pelaksanaan proyek pemasangan pipa gas oleh KSO (Kerjasama Operasional) ESDM Pipa Land Project di Kepenghuluan Pasir Putih, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, menuai keluhan dari masyarakat. Warga menilai sosialisasi proyek masih minim, sementara pengerjaan di lapangan disebut telah merusak tanaman dan lahan milik masyarakat.
Permasalahan tersebut mencuat dalam kegiatan sosialisasi pemasangan pipa gas yang digelar di Aula Kantor Penghulu Pasir Putih, Selasa (19/05/2026), dan dihadiri unsur Forkopimcam, pemerintah kepenghuluan, pihak kontraktor KSO, serta masyarakat terdampak.
Hadir dalam kegiatan itu Camat Balai Jaya Ifradi Rusdiansyah, Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala, Danramil 03/Bagan Sinembah Kapten Inf Khairul Anwar, perangkat desa, serta warga setempat.
Dalam forum tersebut, sejumlah masyarakat menyampaikan kekecewaan karena pengerjaan galian pipa disebut dilakukan tanpa pemberitahuan dan sosialisasi yang jelas kepada warga terdampak. Akibatnya, beberapa tanaman dan lahan milik masyarakat mengalami kerusakan.
“Kami tahunya setelah alat masuk dan tanaman sudah terdampak. Seharusnya ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat,” keluh salah seorang warga dalam sesi dialog.
Menanggapi hal itu, pihak KSO menyampaikan bahwa proyek penanaman pipa gas telah melalui kajian pemerintah, baik dari aspek keamanan maupun dampak lingkungan. Pihak kontraktor juga mengaku akan melakukan pendataan terhadap warga terdampak untuk selanjutnya diusulkan terkait kompensasi kepada Kementerian ESDM.
Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala dalam sambutannya menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara pihak kontraktor dan masyarakat agar tidak menimbulkan konflik sosial di tengah pelaksanaan proyek strategis tersebut.
“Kami mengimbau seluruh pihak agar mengedepankan musyawarah, komunikasi yang baik, serta pendekatan humanis dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di lapangan, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolsek.
Sementara itu, Camat Balai Jaya berharap pihak kontraktor lebih aktif membangun komunikasi dan melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun penolakan di lapangan.
Kegiatan sosialisasi berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Polsek Bagan Sinembah melalui Unit Intelkam dan Bhabinkamtibmas akan terus melakukan monitoring guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di tengah pengerjaan proyek pipa gas tersebut. ***








