TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Patroli Karlahut, Titik Api Masih Nihil -->

TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Patroli Karlahut, Titik Api Masih Nihil

Sabtu, 29 Februari 2020, 3:02:00 PM
Link Banner
Kapolsek Simpang Kanan, Iptu Boy Setiawan, Danramil 03/Bgs Kapten Inf Y Mendrofa dan Camat Simpang Kanan Azhar Spd bersama tim saat di lokasi wilayah Bukit Dua dalam patroli Karlahut, Sabtu (29/02). (Foto: Koramil 03/Bgs)

Inforohil.com, Simpang Kanan - Sinergitas TNI-Polri, Pemerintah Kecamatan, Kepenghuluan dan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kecamatan Simpang Kanan terus ditingkatkan, terutama dalam situasi musim kemarau yang rawan terjadinya Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut). 

Dan pada hari ini, Sabtu (29/02/2020) melaksanakan patroli gabungan dengan dipimpin langsung oleh Camat Simpang Kanan, Azhar Spd, Danramil 03/Bgs Kapten Inf Y Mendrofa dan Kapolsek Iptu Boy Setiawan S.Ap, Msi. 

Kapten Inf Y Mendrofa kepada wartawan menyampaikan bahwa dalam guat itu, tim gabungan terdiri dari TNI 5 orang, Polri dari Polsek Simpang Kanan 13 orang, aparat kecamatan 2 orang, aparat kelurahan 2 orang, MPA 10 orang. 

"Patroli ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi terjadinya Karlahut. Dan kali ini dipusatkan di wilayah Bukit 2, Kelurahan Simpang Kanan. Sampai saat tidak ditemukan titik api di wilayah tersebut," kata Danramil. 

Dan pada kesempatan itu, lanjut Danramil, personil patroli gabungan juga memberikan himbauan kepada masyarakat tentang antisipasi Karlahut dan larangan untuk membuka lahan dengan cara membakar. 

"Hal itu guna mengantisipasi terjadinya titik api khusunya diwilayah Kecamatan simpang Kanan Kabupaten Rohil," ungkapnya. 

Danramil menambahkan bahwa dengan giat patroli gabungan yang merupakan sinergitas TNI-Polri, aparat kecamatan dan kelurahan serta MPA itu, diharapkan wilayah Kecamatan Simpang Kanan bebas titik api dan Karlahut dapat dihindari. 

Senada dengan Danramil, Kapolsek Simpang Kanan Iptu Boy Setiawan juga mengharapkan jika titik api muncul, dapat segera diatasi. 

Dia juga mengatakan agar masyarakat jangan lagi mencoba-coba membakar lahan walau hanya sedikit. "Tentunya akan kami tindak sesuai dengan UU yang berlaku," pungkasnya. (iloeng

TerPopuler