Tim Gabungan Pasang Police Line di Lahan Terbakar di Kuba -->

Tim Gabungan Pasang Police Line di Lahan Terbakar di Kuba

Sabtu, 29 Februari 2020, 11:32:00 AM
Link Banner
TNI Polri saat memasang maklumat dan Police Line di lahan pasca terbakar di Kepenghuluan Teluk Nilap, Kuba, Kamis (28/02). (Foto: Koramil 04/Kubu) 

Inforohil.com, Kubu - Pasca adanya kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di kepenghuluan Teluk Nilap Jaya, kecamatan Kubu Babusalam (Kuba) pada Kamis (27/02/2020) kemarin, tim gabungan TNI-Polri langsung memasang sebuah plang maklumat serta memasang police line di atas lahan bekas terbakar. 

Pemasangan plang dan police line itu dilakukan oleh aparat Polsek Kubu dan Koramil 04/Kubu setelah dilakukan pemadaman sekaligus pendinginan disekitar lokasi kejadian. 

"Di lokasi itu telah dilakukan pendinginan bersama team penanggulangan karlahut kecamatan Kubu sejak beberapa hari lalu," kata Danramil 04/Kunu, Kapten Inf Alfarisi, Sabtu (29/02/2020).

Danramil menjelaskan bahwa lahan yang terbakar di Kepenghuluan Teluk Nilap itu seluas kurang lebih 7 hektare. Hingga saat ini, polsek Kubu masih mendalami dan melakukan penyelidikan.

Hal ini, lanjut Danramil lagi dimaksudkan untuk memudahkan penyelidikan serta memberi pengamanan disekitar lahan. 

"Artinya, lahan itu adalah lahan bermasalah dan masih dalam proses akibat adanya titik api," terang Alfarisi. 

Danramil juga menambahkan kendati sudah padam, namun tempat itu tetap menjadi perhatian karena tidak tertutup kemungkinan api akan muncul kembali mengingat cuaca panas dan angin kencang. 

"Untuk itu tim yang ada terus memantau disekitar lokasi. Menjaga jika memang api kembali muncul, karena cuaca juga kadang masih panas dan angin juga cukup kencang," ungkap Kapten Inf Alfarisi.

Danramil juga menuturkan bahwa sampai sejauh ini pihaknya bersama dengan tim gabungan lainnya terus melakukan upaya pencegahan dengan melakukan konsolidasi kepada warga. 

"Konsolidasi dan sosialisasi terus kita lakukan bersama dengan tim gabungan baik itu dari TNI maupun pemerintah. Dan selain itu kita juga melakukan patroli disejumlah titik yang kita nilai rawan terjadinya karlahut," tegas Alfarisi lagi. (iloeng

TerPopuler