• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
INFOROHIL.COM
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
INFOROHIL.COM
No Result
View All Result
Home DPRD

DPRD Rohil Kritik Kebijakan Pengurangan DBH

5 September 2016
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Akos 
Inforohil.com, Bagansiapiapi – ‎ – Wakil ketua DPRD Rokan Hilir Abdul Kosim mengkritik kebijakan pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) yang terjadi untuk Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Pasalnya Rohil merupakan salah satu daerah penyumbang minyak bumi terbesar namun kenyataannya sebagai daerah penghasil malah tidak mendapatkan bagian yang setara.


“Pusat harus meninjau ulang kebijakan pengurangan DBH ini terutama bagi daerah penghasil. Ini rasanya menimbulkan ketidakadilan bagi masyarakat, masa minyak Rokan yang bisa dikatakan turut membiayai program nasional tapi daerah penghasil sendiri tidak mendapatkan bagian secara signifikan,” kata Abdul Kosim, Senin (5/9/16).

Padahal katanya dengan kondisi daerah saat ini masih memerlukan ketergantungan dana yang sangat besar untuk membiayai sejumlah infrastruktur dan pendidikan serta kesehatan. 

Menurut dia, sumber daya alam berupa Migas yang menjadi limpahan kekayaan daerah harus mampu memberikan manfaat bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat. Ia mengaku sangat miris dengan pemangkasan DBH yang juga terjadi di seluruh kabupaten/kota di Riau yang berimbas pada melambatnya pembangunan karena banyak program yang terpaksa dihapus.

Seperti diketahui pada tahun ini APBD Rohil terpotong lebih dari Rp800miliar akibatnya terjadi pengurangan hampir 50 persen dari anggaran yang sebelumnya telah sempat disahkan DPRD Rohil. 

Kerumitan terjadi pasca pengurangan DBH dimana pemkab terpaksa meninjau ulang dan melakukan langkah rasionalisasi anggaran. Lebih jauh menurut Abdul Kosim terjadi hambatan pembangunan di daerah.

“Kami mendorong agar tidak ada lagi pemotongan DBH, kasian sebagai daerah penghasil bila roda pembangunan tidak bergerak secara maksimal apalagi kita ketahui masih banyak daerah pesisir yang serba tertinggal dalam pembangunan. Itu semua tentu perlu dukungan anggaran yang sangat besar,” katanya tegas. (gabe)‎
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar dan Share Artikel Ini. Tks
ShareTweetSend
Previous Post

Wabup Rohil Lantik 16 Datuk Penghulu di Tanjung Medan

Next Post

Bupati Rohil Lantik 13 Datuk Penghulu

Next Post

Bupati Rohil Lantik 13 Datuk Penghulu

Kabar Terbaru

Panen Jagung Kuartal II, Polsek Pujud dan CV SPM Wujudkan Dukungan Nyata untuk Swasembada Pangan Nasional

9 Juni 2026

Personel Polsek TPTM Cek Perkembangan Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan

9 Juni 2026

Cekcok Saat Macet Berujung Pengancaman, Pelaku dalam Video Viral Diamankan Polisi

9 Juni 2026

Curi Kotak Amal Mesjid di Tanjung Medan, Residivis Narkoba Asal Bagan Sinembah Ditangkap

9 Juni 2026

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Ps. Kasium Polsek Panipahan Tinjau Hasil Panen Jagung

8 Juni 2026

Polsek Pujud Tambah Lahan Ketahanan Pangan 0,3 Hektare, Dukung Program Asta Cita Presiden

7 Juni 2026
INFOROHIL.COM

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee