Proyek Turap di Puskesmas Bortrem Tak Berplank, Kapus Angkat Bicara -->

Proyek Turap di Puskesmas Bortrem Tak Berplank, Kapus Angkat Bicara

Sabtu, 07 Desember 2019, 12:30:00 PM
Link Banner
Kepala Puskesmas Bortrem dr Sri Purwati Ningsih saat memperlihatkan bangunan turap. 

Inforohil.com, Bagan Sinembah Raya - Proyek pembangunan muncul tanpa identidas. Kali ini, Proyek Bangunan Turap di Puskesmas Bortrem, Kepenghuluan Bagan Sinembah Barat, Kecamatan Bagan Sinembah Raya tanpa ada plank proyeknya.

Pantauan di lokasi, Jum'at (06/12) pembangunan turap tersebut sudah rampung dikerjakan. Namun plank pengerjaan yang menggunakan uang rakyat itu tidak kunjung dipasang plank pengerjaan. 

Kepala Puskesmas (Kapus) Bortrem, dr Sri Purwati Ningsih, mengaku juga tidak mengetauhi asal proyek tersebut.

"Heran juga, tiba-tiba sudah dibangun turap aja. Pembangunannya dari mana saya tidak tau karena planknya tidak ada," katanya. 

Bangunan tanpa identitas itu muncul tanpa plank bagaikan siluman disebabkan tidak adanya kejelasan pembangunannya. Akan tetapi meski tanpa 'kulunuwun', kapus Bortrem, dr Wati mengaku berterimakasih dan bersyukur atas pembangunan tersebut.

"Ya, walaupun tidak ada permisi ke kita dan juga kita tidak mengetahui asal muasal bangunan ini, kita sangat bersukur. Karena puskesmas ini masih banyak membutuhkan pembangunan salah satunya proyek bangunan turap ini," ungkapnya.

Kapus menambahkan, bahwa dirinya sangat mendukung dengan adanya bangunan-bangunan yang diperuntukkan di puskesmas demi kemajuan pelayanan serta kenyamanan dipihaknya serta pasien di puskesmas tersebut.

"Saya sangat mendukung kalau ada pembangunan di puskesmas ini, asalkan itu demi kemajuan puskesmas dan pembangunannya sesuai dengan ketentuannya (tidak asal jadi)," tukasnya.
Tangkap layar di laman lpse.rohilkab.go.id.

Dari penelusuran awak media di laman LPSE.rohilkab.go.id proyek tersebut terdaftar dan merupakan proyek non tender atau penunjukkan langsung dibawah satuan ketja Dinas Kesehatan yang dikerjakan oleh Berlian Bersama dengan Pagu Rp 279.000.000,00 dan HPS (Harga Perkiraan Sendiri) senilai Rp 197.486.677,53 dan harga negosiasi senilai Rp 197.098.501,95. (iloeng

TerPopuler