Inforohil.com, Bagan Batu – Upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif terus dilakukan Polsek Bagan Sinembah. Salah satunya dengan menggelar razia balap liar dalam rangka Cipta Kondisi dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (22/8/2026) malam.
Razia yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB tersebut menyasar aksi balap liar serta kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai standar. Penertiban dilakukan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala, S.T.K., S.I.K., M.H., bersama 11 personel.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dan penertiban terhadap pengendara yang terindikasi melakukan aksi balap liar maupun menggunakan kendaraan dengan spesifikasi yang tidak sesuai ketentuan.
Hasilnya, sebanyak 8 unit sepeda motor berhasil diamankan karena digunakan untuk balap liar dan/atau menggunakan knalpot brong.
Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala mengatakan, razia tersebut merupakan langkah preventif sekaligus represif untuk mencegah kecelakaan lalu lintas serta berbagai potensi gangguan kamtibmas.
“Razia ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan. Balap liar tidak hanya membahayakan pelakunya, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, penertiban terhadap aksi balap liar akan terus dilakukan secara berkala, terutama di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya pengendara dan dijadikan arena balap liar.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bagan Sinembah, menegaskan bahwa jajaran Polres Rokan Hilir berkomitmen melakukan pencegahan dan penindakan terhadap aksi balap liar sebagai bagian dari upaya melindungi keselamatan masyarakat.
Tak hanya mengedepankan penindakan, Polsek Bagan Sinembah juga terus melakukan pendekatan edukatif dengan mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja.
Mereka juga diharapkan dapat mengarahkan generasi muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Kegiatan razia berlangsung aman, tertib dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di lokasi diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan dan gangguan kamtibmas akibat aksi balap liar. ***

