Inforohil.com, Dumai – Kapolsek Bukit Kapur, AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si., menjadi pembina upacara bendera di SMAN 3 Dumai, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Bukit Nenas, Kecamatan Bukit Kapur, Senin (27/7/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.20 WIB tersebut diikuti Kepala SMAN 3 Dumai Edi Prayetno, M.Pd., jajaran personel Polsek Bukit Kapur, para guru, serta siswa dan siswi SMAN 3 Dumai.
Dalam amanatnya, AKP Boy Setiawan mengajak seluruh pelajar untuk menjauhi narkoba. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang dapat menghancurkan masa depan, kesehatan, serta cita-cita generasi muda.
“Jangan pernah mencoba, memakai, apalagi mengedarkan narkoba. Jika ada yang mengajak menggunakan narkoba, katakan tidak dan segera laporkan kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian. Jadilah pelajar yang berprestasi dan bebas dari narkoba,” pesannya.
Selain bahaya narkoba, Kapolsek juga mengingatkan para pelajar untuk selalu tertib dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas. Para pengendara sepeda motor diminta selalu menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan.
“Helm bukan untuk menghindari tilang, tetapi untuk melindungi nyawa,” tegasnya.
Kapolsek Bukit Kapur juga mengajak para siswa agar bijak dalam menggunakan media sosial. Para pelajar diminta tidak mudah percaya maupun menyebarkan berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, fitnah, serta konten yang berpotensi melanggar hukum.
Menurutnya, media sosial seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan positif, seperti belajar, berkarya, dan menyebarkan inspirasi. Ia juga mengingatkan para pelajar untuk berpikir terlebih dahulu sebelum mengunggah sesuatu karena setiap aktivitas di dunia digital dapat meninggalkan jejak.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Boy Setiawan turut mengimbau para pelajar agar tidak terlibat dalam aksi balap liar. Selain melanggar aturan, balap liar juga berisiko menyebabkan kecelakaan dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Tak kalah penting, Kapolsek juga mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama menghentikan segala bentuk perundungan atau bullying, baik yang dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial.
“Jangan mengejek, menghina, mengucilkan, atau melakukan kekerasan terhadap teman. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua,” pesannya.
Ia berharap para pelajar dapat saling menghormati dan membantu satu sama lain serta tidak terlibat dalam tindakan bullying, baik sebagai pelaku maupun pendukung.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Setiap orang berhak diperlakukan dengan hormat dan bermartabat,” ujarnya.
Kegiatan upacara bendera tersebut berakhir sekitar pukul 08.20 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Bukit Kapur berharap kehadiran polisi di lingkungan sekolah dapat menjadi sarana edukasi dan pembinaan bagi generasi muda, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, guru, dan para pelajar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari narkoba, bullying, serta kenakalan remaja. ***

