• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
INFOROHIL.COM
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
INFOROHIL.COM
No Result
View All Result
Home Blok Rokan

Inovasi E-Break, PHR Hemat Biaya Produksi Balam South 29 Miliar

26 November 2024
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Inforohil.com, Pekanbaru — PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil menambah produksi minyak sebesar 149 barel per hari (BOPD) di lapangan Balam South, melalui inovasi teknologi Extended Breakdown (E-Break). Penerapan teknologi ini tidak hanya meningkatkan produksi sumur secara signifikan, tetapi juga menghemat biaya stimulasi operasi hingga lebih dari Rp 29,4 miliar, melalui pemangkasan waktu pengerjaan pemboran dibandingkan metode konvensional.

Aplikasi E-Break di implementasikan di sumur dengan jenis low quality reservoir (LQR), atau sumur dengan permeabilitas rendah. Secara umum, untuk mengoptimalkan produksi di sumur dengan tipe komplesi tersebut digunakan metode hydraulic fracturing atau perekahan formasi dengan menginjeksikan pasir propant, yaitu butiran pasir khusus yang berfungsi menjaga retakan pada formasi batuan tetap terbuka. Namun metode ini memerlukan operasi yang kompleks. Tidak hanya memakan waktu lebih lama tapi juga meningkatkan biaya operasi secara signifikan melalui pengoperasian unit pompa khusus untuk melakukan perekahan.

Melalui metode E-Break, pompa pasir propant tidak dibutuhkan. Rekahan formasi batuan, terutama pada lapisan batuan pasir berkualitas rendah yang sering menjadi sumber minyak dan gas, hanya dipompakan air dengan tekanan yang diatur sedemikian rupa, sehingga minyak menjadi lebih mudah mengalir ke permukaan.

VP Asset Development PHR, Mochamad Taufan, menyatakan, “Inovasi Extended Breakdown yang kami terapkan di Lapangan Balam South merefleksikan komitmen PHR untuk terus melakukan inovasi guna meningkatkan produksi, khususnya di lapangan produksi minyak dan gas yang sudah memasuki tahap penurunan produksi secara alamiah, setelah melewati masa puncaknya (mature field). Selalu berpikir inovatif dalam upaya meningkatkan produksi dan memangkas biaya produksi dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan adalah prinsip penting dalam menjaga ketahanan produksi di WK Rokan”.

E-Break, tambah Taufan, diharapkan menjadi solusi berkelanjutan untuk lapangan-lapangan sejenis di WK Rokan bahkan di seluruh Wilayah Kerja di Indonesia dalam menghadapi tantangan produksi di masa depan. (Rilis)

ShareTweetSend
Previous Post

dr Maharani : Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Penting Untuk Masyarakat

Next Post

Ciptakan Generasi Hijau, PHR Dorong Sekolah-sekolah Riau Raih Predikat Adiwiyata

Next Post

Ciptakan Generasi Hijau, PHR Dorong Sekolah-sekolah Riau Raih Predikat Adiwiyata

Kabar Terbaru

Polsek Bagan Sinembah Gencarkan Green Policing, Edukasi Warga Peduli Lingkungan di Balai Jaya

15 Mei 2026

Polsek Pujud Cek Perkembangan Jagung Ketahanan Pangan di PT Cahaya Amal Gemilang

15 Mei 2026

Polsek Bagan Sinembah Pantau Perkembangan Jagung Kelompok Tani Surya Barak 15

14 Mei 2026

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Bagan Sinembah Capai 85 Persen

13 Mei 2026

Polsek Pujud Turun Langsung Rawat Jagung Program Asta Cita Presiden

13 Mei 2026

Polsek Pujud Bakar Tempat Diduga Lokasi Nyabu di Sukajadi

12 Mei 2026
INFOROHIL.COM

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee