• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
INFOROHIL.COM
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini
No Result
View All Result
INFOROHIL.COM
No Result
View All Result
Home DPRD

CSR Tak Jelas, Dewan Akan Panggil Seluruh Perusahaan di Rohil

14 Februari 2017
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Inforohil.com, Bagansiapiapi  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kembali mempertanyakan soal penyaluran dana Coorporate Sosial Responsibility (CSR) yang beroperasi di seluruh wilayah Rohil yang kian tidak jelas.
Untuk itu, DPRD Rohil melalui Komisi B dalam waktu dekat ini akan memanggil seluruh perusahaan di Rohil untuk mempertanyakan program kewajiban perusahaan dalam menjalankan CSR nya.
“Mereka beroperasi d Rohil, masa gak ada kontribusinya untuk daerah, brengsek kali tu namanya,” ungkap Hendra Bustamam, Ketua Komisi B DPRD, Selasa (14/2) di ruangn kerjanya.
Pihaknya, akan menyurati seluruh perusahaan agar datang melakukan dengar pendapat (hearing) bersama komisi terkait dan dinas terkait yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil. 
Adapun perusahaan yang disinggung Hendra, PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), 29 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) serta perusahan perkebunan lainnya seperti PT Jatim Jaya Perkasa dan PTPN.
“Nanti kita bagi dua tahap hearingnya. Hearing pertama dengan perusahaan yang memproduksi minyak, hearing kedua dengan perusahaan PKS atau Perkebunan. Kita akan minta kejelasannya,” terang Politisi Gerindra ini.
Hendra mengungkapkan, selama ini penyaluran CSR perusahaan hanya ala kadarnya saja bahkan banyak perusahaan yang tidak jelas penyaluran dana CSR nya. Padahal, penyaluran CSR ini merupakan kewajiban setiap perusahan ditempat mereka beroperasi.‎
“Selama ini penyaluran CSR nya liar kali. Pertanggung jawabannya kepada daerah tempat mereka beroperasi tidak ada. Selama ini CSR tidak pernah diperhatikan perusahaan, berarti perusahan hanya anggap daerah sebagai sapi perah. Sementara jalan-jalan hancur, sungai banyak tersumbat,” tandasnya. (Gabe) ‎
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar dan Share Artikel Ini. Tks
ShareTweetSend
Previous Post

Malam Ini Soni Tampil Lagi di DA4, Ini yang Harus Dilakukan Warga Riau

Next Post

Tujuh Bulan, Tiga Kolam yang Dipanen Bupati Rohil ini Hasilkan 12 Ton Ikan Patin

Next Post

Tujuh Bulan, Tiga Kolam yang Dipanen Bupati Rohil ini Hasilkan 12 Ton Ikan Patin

Kabar Terbaru

Kapolsek Pujud Gelar Sholat Jumat dan Cooling System Bersama Tokoh Agama di Akar Belingkar

15 Mei 2026

Polsek Bagan Sinembah Gencarkan Green Policing, Edukasi Warga Peduli Lingkungan di Balai Jaya

15 Mei 2026

Polsek Pujud Cek Perkembangan Jagung Ketahanan Pangan di PT Cahaya Amal Gemilang

15 Mei 2026

Polsek Bagan Sinembah Pantau Perkembangan Jagung Kelompok Tani Surya Barak 15

14 Mei 2026

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Bagan Sinembah Capai 85 Persen

13 Mei 2026

Polsek Pujud Turun Langsung Rawat Jagung Program Asta Cita Presiden

13 Mei 2026
INFOROHIL.COM

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Pemerintah
  • Politik
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Opini

Copyright ©2021 InfoRohil.com. Developed with 💙 by webee