Nginap di Warung, Warga Balam 20 Tewas Dalam Kamar -->

Nginap di Warung, Warga Balam 20 Tewas Dalam Kamar

Selasa, 12 November 2019, 7:15:00 PM
Link Banner
Korban saat ditemukan dalam keadaan tewas di dalam kamar sebuah warung di 39 Balai Jaya. Selasa (12/11/2019).

Inforohil.com, Bagan Batu - Menginap di warung di jln Lintas Riau-Sumut KK 39 Balai Jaya, warga Balam 20 tewas. Diduga korban menumpang istirahat di warung tersebut karena sakit perut. 

Informasi yang diperoleh dari Polsek Bagan Sinembah, Selasa (12/11/2019) menyebutkan korban bernama Marisi Butar-butar (49) warga Balam KM 20 Kepenghuluan Bangko Sempurna Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). 

Peristiwa itu bermula pada Senin (11/11/2019) kemarin sekira pukul 17.30 wib, korban datang ke warung milik Nur Hailena Nasution (54) di KM 39 Kelurahan Balai Jaya Kota Kecamatan Balai Jaya dengan menumpang bus travel Karmila dari arah Balam. 

Setibanya di warung tersebut, korban meminum minuman merk Sprite dan kepada pemilik warung, korban mengeluh sakit perut. Lalu korban kemudian menumpang istirahat sejenak di kamar anak pemilik warung. 

Keesokan harinya, Selasa (12/11) sekira pukul 05.30 wib, Nur sang pemilik warung setelah melaksanakan sholat Subuh berusaha memanggil korban yang tidur di dalam kamar, namun tak kunjung mendapat sahutan. 

Karena korban tak kunjung bangun, Nur pun menghubungi ketua RT, Syaiful (45) dan segera melaporkan kejadian itu kepada Polsek Bagan Sinembah. 

Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Nur Rahim SIK membenarkan kejadian tersebut. 

"Ya, setelah mendapat laporan tentang penemuan mayat tersebut, personil Polsek langsung turun untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," terang pria yang akrab disapa Baim tersebut. 

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Balai Jaya untuk dilakukan Visum, dan dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban. 

"Setelah memeriksa saksi-saksi dan olah TKP serta visum, kemudian jenazah korban dikembalikan kepada keluarganya di KM 20 Kepenghuluan Bangko Sempurna dan pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan Otopsi," tutup Baim. (iloeng

TerPopuler