Rampas Kalung dan Pukul Serta Ancam Kak Ros, Pak Arta Dipolisikan -->

Rampas Kalung dan Pukul Serta Ancam Kak Ros, Pak Arta Dipolisikan

Selasa, 30 Maret 2021, 11:02:00 AM
Link Banner
Tersangka saat diamankan di Mapolsek Pujud, Senin (29/03).


Inforohil.com, Pujud - Seorang pria, ES alias Pak Arta (44) warga Dusun Kayangan RT 006 RW 002 Kepenghuluan Balam Sempurna Kecamatan Balai Jaya ini terpaksa dilaporkan karena nekad merampas dan bahkan memukul korban serta mengancam akan membunuh.


Berdasarkan data yang dirangkum dari Polsek Pujud, Selasa (30/03/2021) pagi menyebutkan bahwa peristiwa itu menimpa korban, Rosdiana alias Kak Ros (39) warga KM 18 Kepenghuluan Sukajadi Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir.


Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kapolsek Pujud AKP Nur Rahim SIK dalam keterangannya menyebutkan bahwa peristiwa itu dialami korban bermula pada Senin tanggal 15 Maret 2021 lalu.


Dimana sekira pukul 23.00 wib, pada saat itu korban Kak Ros sedang tidur di rumahnya tiba-tiba datang terlapor ES alias Pak Arta. 


"Pada saat itu juga terlapor memaksa masuk ke dalam rumah korban, dimana terlapor ingin mengajak korban makan diluar akan tetapi tawaran itu ditolak oleh korban," ungkap pria yang akrab disapa Baim tersebut.


Lebih lanjut Baim memaparkan bahwa karena ajakannya untuk makan malam ditolak, terlapor langsung memukuli korban dengan tangannya pada arah wajah sebanyak 3 kali.


Tidak sampai disitu, terlapor kemudian memijak korban pada bagian perut, bokong dan tangan.


"Karena tetap tidak mau ikut juga, terlapor menjambak rambut serta menariknya sampai keluar rumah, kemudian mencekik leher korban dan mengambil paksa 1 buah kalung dari leher serta mengambil dompet dari dalam BH korban," beber Baim.


Tak lama setelah itu, datang saksi Carles H Panjaitan yang berusaha untuk memisahkan akan tetapi terlapor masih terus memukul korban.


Dan saat mau dipisahkan, terlapor berusaha lari dan mengancam korban dengan mengatakan "Nanti aku datang mau bawak Parang, mau ku bunuh si Ros itu".


Ancaman itu pun dijawab oleh saksi "Datanglah kau", dimana saat terlapor mendekati rumah korban sambil berkata "Saya bunuh kalian, nanti ku bunuh kau juga". Mendengar ocehan itu, saksi Carles langsung mengambil Parang Babat, namun terlapor langsung melarikan diri.


Setelah peristiwa tersebut korban kemudian datang ke Polsek Pujud untuk melaporkan dan dibawa ke Puskesmas Pujud untuk dilakukan Visum.


Baim menambahkan, setelah dilakukan upaya penyelidikan pada Senin (29/03) sekira pukul 17.00 wib, diperoleh informasi bahwa tersangka sedang berada di sebuah warung di wilayah Balam Sempurna.


Mendapat informasi tersebut, kemudian Unit Reskrim Polsek Pujud langsung menuju lokasi yang dimaksud dan berhasil mengamankan tersangka yang selanjutnya dibawa ke Mapolsek Pujud untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


"Saat ini masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut, terhadap tersangka kita sangkakan Pasal 365 Jo Pasal 351 Ayat 1 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas)," pungkasnya. (iloeng)

TerPopuler