Perdagangkan Anak Dibawah Umur, Mucikari Ditangkap Polisi -->

Perdagangkan Anak Dibawah Umur, Mucikari Ditangkap Polisi

Rabu, 03 Februari 2021, 4:23:00 PM
Link Banner
Mucikari dan seorang perempuan yang masih dibawah umur saat diamankan di Mapolres Rohil, Selasa (02/02) kemarin.


Inforohil.com, Bagan Siapiapi - Seorang mucikari spesialis Hotel di Bagan Siapiapi ditangkap Polisi dari Polres Rokan Hilir (Rohil). Diduga melakukan Perdagangan Manusia di Hotel Rasa Sayang Bagan Siapiapi.


Berdasarkan data yang dirangkum, Rabu (03/01/2021) menyebutkan pelaku perdagangan orang alias Mucikari itu berinisial ES selain itu juga turut diamankan seorang perempuan yang masih dibawah umur.


Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kasubag Humas AKP Juliandi SH membenarkan penangkapan terhadap mucikari tersebut.


"Ya, dan seorang perempuan yang masih dibawah umur dan masih pelajar," terang Juliandi.


Dijelaskan Juliandi, penangkapan terhadap tersangka mucikari itu bermula pada Selasa (02/02/2021) kemarin, tim opsnal Polres Rohil mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan terjadi perdagangan manusia di Hotel Rasa Sayang Bagan Siapiapi.


Dan untuk memastikan, tim opsnal Polres Rohil menuju Hotel tersebut dan ditemukan seorang laki-laki, ES beserta seorang anak perempuan (dibawah umur) hendak masuk ke hotel tersebut.


Lalu sekira pukul 16.30 wib, laki-laki tersebut keluar dari hotel dan Tim Opsnal Polres Rohil langsung mengamankan pelaku perdagangan orang tersebut.


Pada saat itu Tim Opsnal menanyakan apa tujuan laki-laki tersebut masuk ke hotel bersama dengan seorang anak perempuan dan tersangka mengatakan bahwa dia mengantarkan anak perempuan tersebut ke kamar 102 dan meninggalkannya didalam kamar bersama seorang laki-laki.


"Dia mengaku menerima bayaran sebesar Rp 1.500.000,- dan akan diberi ke anak perempuan tersebut sebesar 80% setelah selesai melayani laki-laki yang berada didalam kamar tersebut," ujarnya.


Selain mengamankan pelaku, tim opsnal juga mengamankan barang bukti yang didapati dari tersangka, yaitu 5 pcs kondom merek sutra, 12 lembar uang kertas nominal Rp 100.000,-, 6 lembar uang kertas nominal Rp. 50.000,-, dan 2 unit handphone. (rilis/iloeng)

TerPopuler