Diduga Mabuk Tuak, Pengendara Ini Alami Laka Tunggal dan Tewas di Tempat -->

Diduga Mabuk Tuak, Pengendara Ini Alami Laka Tunggal dan Tewas di Tempat

Minggu, 01 November 2020, 1:37:00 PM
Link Banner
Sawal, yang ditemukan tertimpa sepedamotor dalam keadaan tewas.


Inforohil.com, Tanjung Medan - Diduga mabuk tuak, seorang pengendara di Jln Lintas Tanjung Medan - Mahato alami kecelakaan (Laka) tunggal dan tewas di tempat, Minggu (01/11) pagi.


Korban, Sawal (39) warga Dusun III Kepenghuluan Bagan Nanas Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rokan Hilir itu ditemukan tergeletak tertimpa sepedamotornya di dslam parit pinggir jalan, tepatnya di Teluk Kendi Dusun Napangga RT 02 RW 02 Kepenghuluan Tanjung Medan Kecamatan Tanjung Medan.


Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kapolsek Pujud AKP Nur Rahim SIK membenarkan peristiwa tersebut, dari olah TKP korban diduga mabuk tuak. Dimana juga ditemukan bungkusan tuak dalam plastik di TKP.


Dijelaskannya, penemuan itu bermula pada Minggu (01/11) sekira pukul 07.00 wib, saksi Sri Wahyuni (38) warga Bagan Nanas, sedang dalam perjalanan hendak ke Pekan Simpang Tugu melihat ads sepedamotor yang terbalik.


Tak lama kemudian setelah, saksi Sri Wahyuni memanggil saksi Warno alias Lek No (45) yang melintas dan memberitahukan bahwa ads sepedamotor yang terbalik.


Selanjutnya Lek No melihat ke dalam parit yang ada sepedamotor itu melihat ada korban yang tertimpa. Mengetahui hal itu kemudian saksi memberitahukan informasi tersebut kepada Polsek Pujud dan melakukan olah TKP.


Korban saat dievakuasi tim Reskrim Polsek Pujud dibantu masyarakat.


Setelah mengetahui identitas dan keluarga korban, hingga akhirnya diketahui bahwa korban Hobi minum minuman beralkohol. 


"Dari hasil olah TKP juga ditemukan keadaan korban yang tertimpa sepedamotornya, berbau alkohol Tuak dan juga ditemukan bungkusan minuman jenis Tuak di sepedamotor," ungkap pria yang akrab disapa Baim tersebut.


Terhadap jasad korban kemudian dibawa ke Puskesmas dan dilakukan Visum. Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. 


"Pihak keluarga juga sudah membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan Autopsi, dan korban sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," beber Baim. (iloeng)

TerPopuler