Wow!! Pokkir Dewan Rohil Dapil IV Tahun Ini 15,6 Milyar -->

Wow!! Pokkir Dewan Rohil Dapil IV Tahun Ini 15,6 Milyar

Jumat, 21 Februari 2020, 5:29:00 PM
Link Banner
Asisten II Setdakab Rohil Rahmatul Zamri saat membuka Musrenbang tingkat Kecamatan Bagan Sinembah, Jumat (21/02). (Foto: iloeng) 

Inforohil.com, Bagan Batu - Terungkap, Pokok Pikiran atau Pokkir anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Daerah Pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Bagan Sinembah, Bagan Sinembah Raya dan Balai Jaya untuk tahun anggaran 2020, berjumlah 15,6 Milyar Rupiah yang bakal teralisasi.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) PUPR Jon Syafrindow saat acara Musrenbang tingkat Kecamatan Bagan Sinembah, yang dilaksanakan di gedung LAMR Kawasan, Kepenghuluan Gelora Kecamatan Bagan Sinembah, Jumat (21/02/2020) siang usai Baqda Sholat Jumat.

"Untuk tahun ini, Pokkir Dewan 15,6 M. Termasuk Bagan Sinembah, Bagan Sinembah Raya, Balai Jaya. Namun untuk total di masing-masing kecamatan, kami belum rekap," kata Jon Syafrindow usai pembukaan Musrenbang RKPD. 

Jon mengungkapkan itu karena pada awalnya, Camat Bagan Sinembah Sakinah SSTP Msi dalam sambutannya sempat menyinggung ada beberapa desa atau kepenghuluan yang tidak ada pembangunan sama sekali. 

"Untuk Kecamatan Bagan Sinembah sendiri, ada 2 kantor Penghulu yang dibangun, diantaranya Meranti Makmur dan Bakti Jaya," beber ipar Bupati Rohil itu yang disambut Sakinah agar para penghulu berkoordinasi dengan anggota Dewan agar bisa dimasukkan ke dalam Pokkir. 

Sebelumnya Camat Bagan Sinembah Sakinah SSTP Msi mengawali kata sambutan menyebutkan bahwa sebelum ini, Musrenbang tingkat Desa sudah dilaksanakan, namun hal itu tetap meninggalkan rasa kecewa.

"Ada kekecewaan dari Penghulu karena pembangunan di beberapa kepenghuluan tidak ada satupun yang teralisasi. Sehingga, kami selaku pimpinan tingkat bawah, hal itu tentu menjadi beban bagi kita," kata Sakinah.
Sakinah SSTP Msi saat memberikan kata sambutan pada Musrenbang tingkat Kecamatan Bagan Sinembah. 

Bahkan dirinya dengan tegas meminta kepada Pemkab dan DPRD Rokan Hilir agar tidak hanya memberikan janji-janji semata.

"Kami sepakat dari penghulu, lurah, kami tidak mau muluk-muluk dan harus ada keterbukaan diantara kita," tegas Sakinah yang langsung disambut aplaus dari peserta Musrenbang.

Sementara itu, Asisten II Setdakab Rokan Hilir,  Rahmatul Zamri mewakili Bupati Rohil mengatakan bahwa Musyawarah Rencana Pembangunan -Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang - RKPD) adalah merupakan wadah untuk mendiskusikan rencana pembangunan disetiap daerah kepenghuluan dan kelurahan.

"Jangan memasukan usulan pembangunan diluar RKPD. Karena disinilah (Musrenbang, Red) adalah wadahnya untuk mendiskusikan rencana pembangunan mana yang memiliki skala prioritas," kata Rahmatul.

Menurutnya, tidak semua usulan dari setiap kecamatan akan dapat terealisasikan. Hal ini karena keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah kabupaten. "Karena kalau dituruti bisa mencapai Rp 2 T," terangnya. 

Dan untuk itu setiap usulan yang sudah masuk dalam musrenbang itu akan kembali dibahas ditingkat kabupaten. "Apa yang prioritaskan nanti, kami bahas lagi di forum OPD, kita singkronkan usulan dengan rencana kerja OPD. Habis itu baru di forum DPRD," tegas Rahmatul Zamri lagi.

Senada dengan itu Ketua DPRD Rokan Hilir,  Maston juga mengharapkan kepada seluruh datuk penghulu dan lurah yang ada untuk dapat memaklumi jika usulannya tidak terealisasi.

"Harapan kami, hendaknya Penghulu, Lurah dan OPD saling mengerti jika usulan tidak terealisasi. Pada dasarnya, kami juga tidak ingin ada perubahan usulan yang dimasukan di Musrenbang," katanya.

Dan kalau karena keterbatasan anggaran, lanjut Maston lagi sebaiknya hanya dikurangi anggaran dan jangan dihilangkan. "Jangan dihilangkan, tidak apa2 dikurangi ketimbang dihilangkan. Misalnya harusnya 2 KM, direalisasikan 800 meter," ungkapnya. (iloeng)

TerPopuler