Bersama BRG, Koramil 04/Kubu Ikuti Rakor Rencana Pembuatan Sekat Kanal

Bersama BRG, Koramil 04/Kubu Ikuti Rakor Rencana Pembuatan Sekat Kanal

Jumat, 07 Februari 2020, 2:31:00 PM
Link Banner
Suasana saat Rakor pembuatan sekat kanal di lahan gambut, di Kepenghuluan Teluk Nilap. Jumat (07/02/2020). (Foto: Koramil 04/Kubu) 

Inforohil.com, Kubu - Menindaklanjuti perintah dan arahan dari Presiden Jokowi yang meminta agar Badan Restorasi Gambut (BRG) terus melanjutkan pembangunan sekat kanal untuk membasahi ekosistem gambut agar kebakaran bisa diminimalkan di musim kemarau, untuk itu dilakukan rapat koordinasi antar lini. 

Dimana Rapat Kordinasi kali ini dilaksanakan di Kepenghuluan Teluk Nilap Kecamatan Kubu pada Jumat (7/2/2020) yang membahas Rencana Pembuatan Sekat Kanal dengan melibatkan Tim BRG Pusat dan Tim Dinas PU Provinsi Riau. 

Hadir dalam kegiatan itu Pasi Binwanwil Siter Rem 031/WB, Mayor Arm Luud Guntono, Kepala Subpok Ja Riau BRG, Budi, Dirjen SDA Kemen PUPR, Harun,  BPBD Provinsi Riau,  Ramdi, Danramil 04/Kubu, Kapten Inf Alfarisi, Datuk Penghulu, Upika Kubu serta 12 orang tim survey Dimensi pengukuran kanal. 

Dalam rakor itu diketahui, bahwa wilayah kabupaten Rokan Hilir yang akan mendapat Program sekat kanal Dari Dinas PU Provinsi Riau sebanyak 125 sekat kanal yaitu di Kepenghuluan Teluk Nilap dan Sungai Segajah Kecamatan Kubu serta Kecamatan Kubu Babusallam.

"Ya hari ini kita mengikuti rakor bersama dengan BRG dan Dinas PUPR Provinsi untuk merencanakan pembuatan skat kanal di wilayah kita, yakni Kecamatan Kubu dan Kubu Babusalam," kata Danramil 04/Kubu, Kapten Inf Alfarisi.

Dimana, lanjut Danramil lagi ada dua kepenghuluan di kecamatan Kubu yang mendapatkan proyek pembuatan skat kanal tersebut. "Alhamdulillah ada dua kepenghuluan, yaitu Teluk Nilap dan Sungai Segajah serta Kecamatan Kubu Babusalam yang mendapat proyek pembuatan skat kanal," terang Alfarisi kembali. 

Dimana, masih kata Danramil lagi pembuatan sekat kanal itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya karlahut ketika musim kemarau tiba. "Mayoritas lahan di wilayah kita itu adalah gambut. Jadi dengan adanya pembangunan sekat kanal itu, maka setidaknya karlahut dapat kita tangani khususnya seputar stok air," tandasnya. (iloeng

TerPopuler