Babinsa Koramil 04/Kubu Terus Sosialisasikan Karlahut

Babinsa Koramil 04/Kubu Terus Sosialisasikan Karlahut

Kamis, 06 Februari 2020, 1:03:00 PM
Link Banner

Inforohil.com, Kubu - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 04/Kubu, Serma Sriyono rutin terus melakukan patroli dan sosialisasi Karhutla di wilayah kepenghuluan Teluk Piyai Induk, Kecamatan Kubu, Kamis (6/2/2020).

Patroli dan sekaligus sosialisasi ini dilaksanakan untuk menghindari kebakaran hutan. Kegiatan ini rutin digelar agar masyarakat yang memiliki lahan di Kecamatan Kubu agar tidak melakukan pembakaran sembarang. 

Dalam rangka mengantisipasi pembakaran lahan yang sangat digemari masyarakat ketika membuka kebun dan pertanian yang mana oleh masyarakat dianggap lebih mudah dan hasilnya akan lebih maksimal untuk bercocok tanam. 

Hal tersebut tentunya dipengaruhi oleh minimnya pengeluaran modal bagi para petani. Guna mencegah terjadinya kebiasaan masyarakat tersebut yang selalu membuka lahan dengan cara dibakar, maka Komandan Rayon Militer (Koramil) 04/Kubu telah memerintahkan para Babinsa di daerah teritorialnya agar secara terus menerus memberikan sosialisasi kepada warganya tentang larangan membakar hutan dan lahan (Karhutla). 

Kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari bentuk komunikasi dan koordinasi serta memberikan pemahaman kepada masyarakat desa menuju Masyarakat Bebas Api. 

Ini merupakan langkah awal mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan sehingga masyarakat mengetahui dan memahami dampak negatif jika terjadi kebakaran akibat pembukaan hutan dan lahan dengan cara pembakaran. 

“Maka dari itu, kita menghimbau kepada masyarakat meskipun saat ini cuaca ekstrim, kadang hujan dan kadang panas yang terik, agar secara aktif ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran dan segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan,” tegas Danramil 04/Kubu, Kapten Inf Alfarisi. 

Menurutnya, hal-hal yang tidak dibenarkan adalah membuka lahan pertanian dengan cara melakukan pembakaran hutan. " Bisa saja membuang puntung rokok sembarangan maupun membuat api dekat lahan atau hutan yang mudah terbakar karena sangat rentan membesar dan meluas,” ujar Danramil lagi. (iloeng

TerPopuler