Lurah Amirzah Kaget, Tak Tahu Asal Usul Perbaikan Jalan Jalur Dua Banjar XII

Lurah Amirzah Kaget, Tak Tahu Asal Usul Perbaikan Jalan Jalur Dua Banjar XII

Rabu, 05 Februari 2020, 5:00:00 PM
Link Banner

Inforohil.com, Tanah Putih - Amirzah Lurah Banjar XII Kecamatan Tanah Putih kebingungan harus menjawab apa saat dikonfirmasi wartawan terkait asal usul perbaikan jalan jalur dua simpang Solah menuju kantor Camat Tanah Putih. 

Dikatakan Amirzah saat dikonfirmasi awak media melalui seluler nya, Rabu (5/2/20) terlihat merasa kaget tiba-tiba ada pembangunan dijalan tersebut. Pasalnya, sampai saat ini, baik dari pihak kecamatan maupun dari dinas PUTR Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tidak ada memberi tahukan kepadanya terkait pembangunan jalan itu. 

"Tak ado leporan doh, tak ado sikitpun tau menau soal itu," ungkap Amirzah. 

Diungkapkan Amirzah, dia hanya mendapatkan informasi dari masyarakat saja adanya pembangunan itu. Sehinga ia tidak bisa memastikan apakah perbaikan jalan itu menggunakan APBD Rohil atau dari mana. Sebab proyek tersebut tidak memiliki plank Proyek sebagaimana lazimnya ada peekerjaan pembanguna jalan lain. 

"Saya tak tahu menahu itu, apakah PL (Penunjukan Langsung) atau ditenderkan tak tahu saya, 

Informasi yang dirangkum, perbaikan jalan itu dikerjakan oleh Ucok Onden Penghulu Tanjung Medan Kecamatan Tanjung Medan selaku kontraktor pelaksana nya. Ucok Onden melupakan suami dari Sumini salah seorang anggota DPRD Rohil dari Dapil Tiga. 

Selain itu, batu sertu pecah atau kerikil bis mulai ditumpukkan di berbagai titik sepanjang jalan rusak itu sejak 27 januari lalu. Lalu mulai dilakukan pengerjaan 30 Januari. Sampai saat ini, tumpukan batu tersebut sudah tampak diratakan menggunakan alat berat. 

Sementara itu Muhammad Yani alias Rory PPTK Dinas PUTR Kabupaten Rokan Hilir saat dikonfirmasi menjelaskan, perbaikan jalan itu dikarenakan sudah banyak masyarakat yang mengeluh akibat banyaknya lobang dijalan itu. 

Untuk anggaran jelas Rory, bukan berasal dari anggaran APBD Rohil. Dijelaskannya, perbaikan itu menggunakan anggaran pribadi. Namun secara rinci Rory tidak menjelaskan anggaran pribadi dari masing-masing pegawai dinas PUTR atau sebagainya. 

"Jalan rusak, pengguna jalan banyak ngeluh. Jadi kami atasi dulu. Kami yang mengakalinya dulu karena itu sudah jadi kewajiban kami jalan rusak langsung ditindak lanjuti. Itulah yang kami tanggung demi kepentingan masyarakat," paparnya. 

Akan tetapi lanjut Rory, dua alat berat milik Dinas PUTR juga ikut diturunkan membantu proses perbaikan jalan itu. Untuk kedepan, jika ada dana dinas PUTR akan menganggarkan pembangunan jalan itu. (syawal

TerPopuler