Tangis Haru Korban Kebakaran Rumah Saat Menerima Bantuan Polres Rohil -->

Tangis Haru Korban Kebakaran Rumah Saat Menerima Bantuan Polres Rohil

Jumat, 11 Desember 2020, 5:13:00 PM
Link Banner
Tangis haru, Ida Br Manurung saat menerima bantuan dari Polres Rohil diberikan oleh Kapolsek Pujud, AKP Nur Rahim SIK, Jumat (11/12).


Inforohil.com, Pujud - Tangis haru korban kebakaran rumah, Ida Br Manurung (51) tidak terbendung lagi saat menerima bantuan dari Polres Rokan Hilir (Rohil) pasca kebakaran, Kamis kemarin.


Bantuan itu diserahkan langsung oleh Kapolsek Pujud AKP Nur Rahim SIK bersama personil di bekas rumah terbakar milik korban di RT 01 RW 13 Kelurahan Pujud Selatan Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (11/12/2020).


Selain memberikan bantuan zakat profesi dan santunan Polres Rohil, Kapolsek juga memberikan bantuan dari Polsek Pujud berupa 2 karung beras dan 2 kotak paket sembako.


Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kapolsek Pujud AKP Nur Rahim SIK menyampaikan bahwa giat pemberian bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Polres Rokan Hilir dan Polsek Pujud terhadap masyarakat yang mengalami musibah kebakaran.


"Alhamdulillah, meski tidak seberapa, Insya Allah dapat meringankan beban korban kebakaran untuk," ungkap pria yang akrab disapa Baim tersebut.


Baim menambahkan, bantuan untuk korban, Ida Br Manurung terus mengalir dari berbagai pihak. 


"Harapan kita semakin banyak yang membantu, dan kepada korban semoga diberi ketahanan dan kekuatan atas musibah ini," imbuhnya berharap.


Sebelumnya diberitakan, peristiwa kebakaran itu bermula sekira pukul 13.30 wib, korban pergi meninggalkan rumah untuk mengikuti perwiritan (pengajian) yang berjarak 500 meter dari rumahnya dan dalam keadaan terkunci.


Lalu sekira pukul 14.45 wib, salah sau tetangga korban, Muhammad Rizki (40) yang rumahnya berjarak 20 meter dari rumahnya, melihat rumah korban telah terbakar di bagian belakang.


Saksi kemudian meminta tolong kepada masyarakat, namun karena rumah korban terbuat dari bahan kayu, api dengan sangat cepat membesar dan tidak dapat dilakukan pemadaman lagi hingga akhirnya rumah korban rata dengan tanah.


"Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, api berasal dari dapur bagian atas. Diduga akibat arus pendek PLN, namun pihak PLN masih melakukan peninjauan," terang Baim. (iloeng)

TerPopuler