Dampak Covid-19, PLN Bebas Biaya? ULP Baganbatu: Belum Turun Mekanismenya Bos.. -->

Dampak Covid-19, PLN Bebas Biaya? ULP Baganbatu: Belum Turun Mekanismenya Bos..

Rabu, 01 April 2020, 8:06:00 AM
Link Banner
Foto mixer tentang listrik gratis dalam pidato presiden dan Dirut PT PLN siap laksanakan dan percakapan via Whatsapp dengan Manager ULP PLN Bagan Batu.

Inforohil.com, Bagan Batu - Pidato Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo yang menyatakan gratis bagi pelanggan 450 VA selama tiga bulan dan diskon 50 % untuk pelanggan 900 VA mendapatkan komentar beragam. 

Bahkan dari Manager ULP PLN Bagan Batu, Syamsurizal menyampaikan bahwa selain belum turun mekanismenya, dan pembebasan biaya itu dilakukan hanya bagi daerah terdampak virus corona atau Covid-19. 

"Belum turun mekanisme nya bos.untuk semua p;g diatas atau lokasi yg terkena dampak Corona aja," jawabnya singkat saat kepada wartawan via aplikasi whatsapp, Selasa (31/03/2020) malam kemarin. 

Awalnya, awak media ini mencoba mengirim screenshot atau tangkap layar postingan laman Facebook PLN ULP Bagan Batu yang menyatakan bahwa PT PLN (Persero) mendukung kebijakan pemerintah untuk membebaskan tarif pelanggan 450 VA selama 3 bulan sejak April. Dan untuk daya 900 VA juga diberi diskon 50 %.

Berikut postingan laman Facebook PLN ULP Bagan Batu:

"Electrizen, menghadapi kondisi pandemi #COVID19, PLN mendukung penuh kebijakan Pemerintah yang membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan rumah tangga dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50% bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. 

Keringanan biaya listrik ini akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

“Kebijakan ini sudah dibicarakan dan dikoordinasikan dengan PLN. Kami sangat mendukung dan siap melaksanakan kebijakan Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo,” tutur Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini.

Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi global Covid-19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian. Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi.

“Saat ini masyarakat diimbau untuk tetap di rumah. Berkegiatan di rumah. Tujuannya untuk mencegah penularan yang makin luas. Pembebasan dan diskon tarif listrik ini diharapkan dapat mendukung hal tersebut. Jadi masyarakat, khususnya yang tidak mampu, tidak harus khawatir dalam menggunakan listrik selama musim yang sulit ini,” pungkas Zulkifli. (iloeng

TerPopuler