Martam Reses, Jalan Kolam Akan Diperjuangkan Sampai Tetes Darah Terakhir -->

Martam Reses, Jalan Kolam Akan Diperjuangkan Sampai Tetes Darah Terakhir

Jumat, 13 Desember 2019, 7:26:00 PM
Link Banner
Sebelum acara dimulai, Maria Tambunan dan undangan foto bersama. Bagan Batu, Jumat (13/12/2019).


Inforohil.com, Bagan Batu - Guna menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) IV, anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil), Maria Tambunan alias Martam melaksanakan Reses di Jln Lancang Kuning Kelurahan Bagan Batu Kota Kecamatan Bagan Sinembah. Jumat (13/12/2019) sekira pukul 15.00 wib sore.

Dalam kesempatan itu turut dihadiri Lurah Bagan Batu Kota, Riwansyah SSTP, Kapolsek Bagan Sinembah diwakili Kanit Binmas Iptu G Silaban, Danramil 03/Bgs diwakili Serka MP Nababan, para tokoh masyarakat, pemuka agama Nasrani, serta pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan hadirin.

Maria Tambunan dalam sambutannya menyampaikan bahwa giat Reses itu wajib dilaksanakan setiap anggota DPRD di Dapil masing-masing.

Reses itu, Maria berjanji akan memperjuangkan pembangunan jalan di Jln Tuanku Tambusai atau lebih dikenal jalan kolam. Yang mana pada kesempatan itu, salah satu tokoh masyarakat suku batak, pak Tambunan mengeluhkan kondisi jalan kolam yang memang seperti 'kolam'.

"Saya berjanji hingga tetes darah penghabisan, akan saya perjuangkan jalan itu," kata Maria menjawab aspirasi masyarakat secara bergantian.
Warga yang hadir saat reses anggota DPRD Rohil, Maria Tambunan. Jumat (13/12/2019).

Selain persoalan infrastruktur yang memang bidang komisi Maria, beberapa warga juga menyampaikan aspirasi terkait pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi seperti pembentukan kelompok tani sesuai arahan Lurah Riwansyah dalam sambutannya.

Bahkan, warga yang diketahui bernama Hokop Sitorus juga menyinggung persolan pupuk bersubsidi yang kian hari kian langka dipasaran.

Dikesempatan itu, warga Sukarame, Hutajulu meminta agar anggota dewan dari Fraksi PDI P itu untuk memperhatikan jalan di Sukarame, yakni Jln Sultan Syarif Kasim yang hanya dibangun ditengah-tengah saja.

"Saya kalau mau ke kota, pasti harus lewat jalan berlumpur. Kalau mau ke arah jalan baru, melewati jalan berlubang. Kami jadi iri dengan jalan di Sukatani yang sudah diaspal mulus sampai ke ujung," kata Hutajulu.

Oleh karenanya, Maria akan berupaya untuk menyampaikan aspirasi masyarakat itu ke dalam Musrenbang dan akan berkoordinasi dengan Lurah atau Datuk Penghulu agar usulan warga tidak tumpang tindih dengan usulan pemerintah desa maupun kelurahan.

"Mudah-mudahan apa yang menjadi aspirasi bapak-bapak ibu sekalian, akan kita perjuangkan dan tentunya kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, yang mana harus masuk APBD atau bisa dikerjakan dengan menggunakan APBKep," tandasnya.

Sebelumnya, Lurah Bagan Batu Kota Riwansyah yang dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Maria Tambunan atas reses tersebut.

Dan dia sangat berharap kepada Maria agar Bagan Batu Kota mendapatkan prioritas aspirasinya, sebab, beliau juga berdomisili di Bagan Batu Kota.
Lurah Bagan Batu Kota, Riwansyah SSTP didampingi Maria Tambunan dalam reses sidang ke tiga, 2019.

"Bukan berarti di tempat lain di kebelakangkan, tapi kami mohon kepada bu Dewan, di kelurahan lebih diutamakan. Saya harapkan aspirasi ibu bukan hanya pembangunan, juga pemberdayaan guna peningkatan ekonomi," katanya.

Dalam kesempatan itu, lurah juga menjelaskan bahwa usulan pada reses itu akan dimasukan ke dalam Musrenbang baik ditingkat kelurahan maupun kecamatan hingga kabupaten di tahun 2020 mendatang, dan akan dapat direalisasikan pada 2021 mendatang.

"Bisa juga nanti diusulkan dalam RAPBD Perubahan 2020, dan mudah-mudahan apa yang menjadi usulan masyarakat, nantinya dapat direalisasikan bu dewan," ujarnya. (iloeng)

TerPopuler