Saksi Mendengar Suara Ledakan saat Kebakaran Asrama SMK Teknologi Balam -->

Saksi Mendengar Suara Ledakan saat Kebakaran Asrama SMK Teknologi Balam

Minggu, 10 November 2019, 10:39:00 PM
Link Banner
Peristiwa saat kebakaran asrama SMK Teknologi Balam, Ahad (10/11/2019). (foto: facebook/sekar sari) 

Inforohil.com, Bagan Batu - Kebakaran yang melanda asrama siswa SMK Teknologi Balam yang beralamat di KM 24 Balam Sempurna Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada Ahad (10/11/2019), salah seorang saksi mendengar suara ledakan dari dalam asrama. 

Berdasarkan data yang dirangkum di Mapolsek Bagan Sinembah menyebutkan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekira pukul 15.00 wib. Dimana seluruh bangunan asrama sekolah milik H Junvis Tambun Saribu yang berletter L dan berlantai 2 itu ludes dan rata dengan tanah. 

Beruntung pada kejadian itu tidak ada korban jiwa dan karena hari libur sebagian siswa ada yang pulang ke rumah orangtuanya. 

Kapolres Rohil AKBP Muhammad Mustofa SIK Msi melalui Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar kepada wartawan menjelaskan bahwa kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang siswa, Veri Irawan.

Pertama kali dia melihat api dari kabel yang terbakar, persis di atas bangunan asrama. Yang mana saat melihat api tersebut, kondisi api sudah besar dan karena kondisi asrama berdinding kayu, api langsung membakar bangunan dengan cepat menyebar. 

Asrama SMK Teknologi Balam itu adalah satu gabungan bangunan berbentuk huruf L bertingkat 2 lantai terdiri dari 37 kamar dengan jumlah siswa-siswi yang menghuni sekira 90 orang.

"Siswa-siswi yang melihat itu, langsung berhamburan keluar asrama karena ketakutan," terang Kapolsek. 

Asmar menambahkan, dari keterangan siswa lainnya bernama Alpin mendengar suara ledakan dari dalam bangunan asrama. Diduga suara ledakan itu berasal dari sebuah Dispenser yang ada di dalam asrama tempat sumber api.
Tim unit Reskrim Polsek Bagan dan Bhabinkamtibmas Balam Sempurna saat di TKP. 

Para siswa dan pihak sekolah langsung berusaha memadamkan api, dikarenakan asrama terbuat dari papan, ditambah angin yang cukup kencang, api tidak dapat dipadamkan sampai asrama itu habis terbakar. 

Dikatakan Kapolsek lagi, personil Polsek dan petugas Damkar tiba di TKP sekira pukul 15.30 wib dan langsung melakukan pemadaman dan pendinginan dengan menggunakan 1 unit mobil Damkar. 

"Untuk kerugian materil belum bisa dipastikan, dan saat ini kondisi api sudah padam," tutup Kapolsek. (iloeng

TerPopuler