DLH Rohil Tinjau Diduga Limbah PKS PT Tian, Begini Hasilnya.. -->

DLH Rohil Tinjau Diduga Limbah PKS PT Tian, Begini Hasilnya..

Jumat, 06 September 2019, 9:49:00 AM
Link Banner
Tim verifikasi DLH Rohil saat mengambil sampel di kolam terakhir cucian pabrik, Rabu (4/9)

Inforohil.com, Balai Jaya - Dugaan pencemaran lingkungan dari limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Tian Tujuhpuluh Utama yang mengalir ke pemukiman melalui parit alam, ternyata hanya air cucian pabrik.

Hal itu terungkap saat tim verifikasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir (DLH Rohil) meninjau lokasi atas pemberitaan sebelumnya, Rabu (4/9) petang kemarin di lokasi PKS PT Tian Tujuhpuluh Utama, jln Lintas Riau-Sumut KM 39 Kepenghuluan Balai Jaya, Kecamatan Balai Jaya.

Pantauan awak media, tim DLH yang dipimpin oleh Kabid Penataan dan Penataan Lingkungan Hidup, Muhammad Nur Hidayat SH mengambil sampel di kolam terakhir cucian pabrik yang mengalir ke parit alam.

Timnya juga mengambil sampel di parit alam di pemukiman warga, tepatnya di Dusun Sei Kundur Kepenghuluan Pasir Putih Kecamatan Balai Jaya.

Anehnya, air parit yang di pemukiman warga berwarna hitam pekat, sedangkan di hulunya tepatnya di kolam air cucian pabrik berwarna kekuningan. Namun dari sampel yang diambil di 2 titik itu, PH air masih diambang batas baku mutu atau nilai PHnya sama dengan 5.

Muhammad Nur Hidayat kepada awak media mengatakan bahwa pihaknya masih akan menunggu hasil uji Laboratorium terhadap 2 sampel tersebut ke Pekanbaru dengan waktu 15 hari kerja yang artinya sekitar 3 pekan lamanya untuk mengetahui hasil uji Lab.

Sementara air cucian pabrik yang dibuang ke parit alam, pihaknya meminta agar perusahaan menutup dan mengalirkan ke kolam IPAL agar tidak mengalir ke pemukiman melalui parit alam.

"Jadi, untuk itu kami minta kepada perusahaan PKS agar menutup aliran air cucian pabrik tersebut," ungkapnya.

Oleh karenanya, ia berharap warga masyarakat sabar menunggu hasil uji Lab yang dilakukan pihaknya.

Pihak perusahaan pun berjanji dalam waktu dekat dan paling lama bulan depan, aliran air cucian pabrik akan ditutup dan akan dialirkan melalui pompa ke kolam limbah.

Pantauan awak media di lokasi pabrik, tepatnya di kolam limbah yang terdiri dari 7 kolam, 3 diantaranya tampak sudah penuh dan 4 masih belum terisi penuh. Yang mana rencananya akan dibuatkan Land Aplikasi untuk kebun sawit milik perusahaan di sekitar pabrik yang luasnya mencapai kurang lebih 400 hektare.

Pada kesempatan itu, tim DLH Rohil didampingi Manager PT Tian Tujuhpuluh Utama, Yohanes Harahap dan Asisten Laboratorium Antalius Purba. Pihak warga Kepenghuluan Pasir Putih sendiri diwakili oleh Sekdes Dedi Kurniawan dan Kaur Perencanaan Suhendri. (iloeng)

TerPopuler