Bencana Kabut Asap, PKS SPC Wilmar Grup Buka Posko Pengobatan Gratis -->

Bencana Kabut Asap, PKS SPC Wilmar Grup Buka Posko Pengobatan Gratis

Selasa, 17 September 2019, 2:50:00 PM
Link Banner
KTU PKS PT SPC, Cecep Masdar saat meninjau Posko Pengobatan gratis. Selasa (17/9). 

Inforohil.com, Balai Jaya - Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan masyarakat atas bencana kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan (Karlahut), Wilmar Grup melalui Pabrik Kelapa Sawit PT Sinar Perdana Caraka (PKS - SPC) buka posko pengobatan gratis.

Posko itu dipusatkan di depan komplek PKS SPC di Jln Lintas Riau-Sumut KM 38 Kalurahan Balai Jaya, Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Manager Mill PKS PT SPC, E Pane yang dikonfirmasi melalui Kepala Tata Usaha (KTU) Cecep Masdar di posko tersebut, Selasa (17/9) mengatakan bahwa posko pengobatan gratis itu dibuka sejak hari ini hingga tanggal 20 September 2019 antara pukul 09.00 hingga 14.00 wib.

"Namun jika masih banyak warga yang berobat, akan dilanjutkan sampai dengan batas yang belum ditentukan," pungkasnya.

Dijelaskan Cecep, pengobatan gratis itu merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga masyarakat sekitar yang berdampak akibat bencana kabut asap.

Dan ia juga mengatakan bahwa pengobatan gratis yang dilakukan itu dengan secara preventif atau pencegahan dan sakit-sakit ringan.

"Jika sakitnya cukup berat, kami sarankan untuk ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat," tukasnya.

Oleh karenanya, ia berharap dengan dibentuknya posko dapat membantu masyarakat sekitar perusahaan yang mengalami gejala ISPA dapat tertolong dan segera diatasi.

Ia juga menyarankan kepada warga jika membutuhkan masker untuk datang ke Posko kesehatan yang dipimpin dr Menti selaku kepala Polyklinik PT SPC.

"Datang saja ke Posko untuk mengambil masker, tapi digunakan untuk keperluan sendiri dan sebaiknya jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak," tandasnya.

Senada, dr Menti yang dikonfirmasi di lokasi juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.

"Kalau pun ada urusan yang tidak bisa dihindari, boleh lah. Tapi kalau tidak ada, lebih baik di rumah saja, sebab kabut asap terlihat cukup pekat," imbau Menti. (iloeng)

TerPopuler